logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Jumerto

Kelurahan Jumerto dan Puskesmas Banjarsengon, Kawal Kesehatan Ibu dan Anak di Lingkungan Krajan

  • 10 April 2026
  • Dibaca 164 Kali
Bagikan Via:
kelurahan-jumerto-dan-puskesmas-banjarsengon-kawal-kesehatan-ibu-dan-anak-di-lingkungan-krajan-20260410

Kelurahan Jumerto dan Puskesmas Banjarsengon, Kawal Kesehatan Ibu dan Anak di Lingkungan Krajan

JEMBER, 07 APRIL 2026 – Pemerintah Kelurahan Jumerto terus menunjukkan komitmen serius dalam mengawal program kesehatan masyarakat, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting. Pada Selasa pagi, 07 April 2026, Lurah Jumerto, Nurie Hadiyatie, S.E., melakukan kegiatan Pendampingan Ibu Hamil, Bayi, dan Lansia yang dipusatkan di Posyandu Alamanda 105, Lingkungan Krajan, Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor yang melibatkan tenaga medis profesional dari Puskesmas Banjarsengon. Hadir sebagai tim pelaksana teknis yakni Amalia Dwi Shinta, A.Md. Keb. dan Yeni Widariyanti, A.Md. Kep., di bawah penanggung jawab drg. Driana Desy Purwiningsih, M.Kes. Kolaborasi ini bertujuan memastikan setiap warga di Lingkungan Krajan mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan terukur.

Sejak pukul 08.30 WIB, antusiasme warga terlihat dari kehadiran puluhan ibu yang membawa balitanya. Tim medis bersama kader Posyandu Alamanda 105 bekerja secara sistematis melakukan pendaftaran hingga pengukuran antropometri yang ketat.

Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta lingkar kepala dilakukan dengan presisi tinggi untuk memastikan akurasi data pada buku kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan sistem pelaporan elektronik kelurahan.

Dalam sela-sela kegiatan, Lurah Jumerto, Nurie Hadiyatie, S.E., turun langsung berinteraksi dengan warga. Beliau menekankan bahwa kehadiran Posyandu bukan sekadar rutinitas, melainkan benteng pertama dalam mendeteksi gangguan tumbuh kembang anak.

"Data yang akurat adalah kunci. Kami ingin memastikan tidak ada satu pun balita di Jumerto yang terlewat dari pemantauan gizi. Jika ada indikasi stunting, kita harus segera ambil langkah intervensi," tegasnya.

Lurah juga menginstruksikan para kader untuk segera memetakan warga yang tidak hadir guna dilakukan kunjungan rumah (home visit). Upaya "jemput bola" ini menjadi strategi andalan Kelurahan Jumerto agar cakupan layanan kesehatan mencapai 100 persen.

Sementara itu, Amalia Dwi Shinta, A.Md. Keb. dan Yeni Widariyanti, A.Md. Kep., juga memberikan edukasi penting mengenai pola asuh dan nutrisi bagi ibu hamil. Edukasi ini dinilai krusial karena status gizi anak sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tua.

Petugas kesehatan juga mendistribusikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang telah disesuaikan dengan standar kecukupan gizi nasional.

Sinergi yang solid antara Kelurahan Jumerto, kader posyandu, dan tenaga medis Puskesmas Banjarsengon menjadi bukti nyata bahwa koordinasi yang baik adalah kunci utama dalam membangun generasi masa depan yang sehat dan bebas stunting di wilayah Kecamatan Patrang. (sgk)

Galeri Foto