Kelurahan Patrang Dampingi Petani Bahas Pupuk, Bibit, dan Air Irigasi di Zoom Panen Raya
- 08 Januari 2026
- Dibaca 252 Kali
Bagikan Via:
Kelurahan Patrang Dampingi Petani Bahas Pupuk, Bibit, dan Air Irigasi di Zoom Panen Raya
PATRANG — Pagi itu, suasana persawahan di Lingkungan Patrang Tengah terasa lebih hidup dari biasanya. Di tengah hamparan lahan pertanian yang menjadi tumpuan penghidupan warga, Kelurahan Patrang membersamai para petani mengikuti kegiatan Zoom Panen Raya dan Swasembada Pangan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Rabu pagi (07/01/2026), pukul 09.00 WIB, bertempat di Jalan Kurma, Kelurahan Patrang.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni daring. Bagi para petani Patrang, momen tersebut menjadi ruang untuk menyatukan suara, berbagi keluhan, sekaligus menyusun harapan tentang masa depan pertanian yang lebih berdaulat dan menyejahterakan. Kehadiran Kelurahan Patrang bersama unsur tiga pilar, kelompok tani, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menjadi bentuk nyata bahwa pemerintah hadir langsung di tengah-tengah petani.
Dalam forum tersebut, sejumlah isu krusial yang selama ini dirasakan petani dibahas secara terbuka. Salah satunya terkait harga pupuk, yang menjadi perhatian utama karena sangat berpengaruh terhadap biaya produksi dan hasil panen. Petani berharap ada kepastian dan kemudahan akses agar produktivitas tetap terjaga tanpa memberatkan.
Selain itu, kabar baik juga disampaikan melalui pembagian bibit padi sebanyak 75 bungkus, masing-masing seberat 5 kilogram, yang diperuntukkan bagi 75 anggota kelompok tani. Bantuan ini disambut antusias karena diharapkan mampu mendukung musim tanam berikutnya dan menjaga keberlanjutan hasil pertanian di wilayah Patrang.
Tak kalah penting, forum ini juga dimanfaatkan untuk membahas persoalan aliran air irigasi. Petani bersama pihak terkait bermusyawarah agar distribusi air ke lahan persawahan dapat merata dan mencukupi seluruh petak sawah, terutama pada masa tanam dan pertumbuhan padi. Kesepahaman ini dinilai penting agar tidak ada lahan yang kekurangan air dan hasil panen dapat optimal.
Melalui kegiatan ini, Kelurahan Patrang menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan mengawal aspirasi petani. Sinergi antara petani, penyuluh, dan pemerintah diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal, sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.
Bagi warga Patrang, pertanian bukan hanya soal menanam dan memanen, tetapi juga tentang menjaga keberlanjutan hidup. Dari sawah-sawah inilah harapan tumbuh — bahwa dengan kebersamaan, dialog, dan dukungan nyata, kesejahteraan petani dapat terus ditingkatkan.