logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Kepala Bidang PPKBKS Dorong Pengurus Baru IPeKB Jember Perkuat Komunikasi Antar penyuluh

  • 06 Oktober 2026
  • Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
kepala-bidang-ppkbks-dorong-pengurus-baru-ipekb-jember-perkuat-komunikasi-antar-penyuluh-20261006

Kepala Bidang PPKBKS Dorong Pengurus Baru IPeKB Jember Perkuat Komunikasi Antar penyuluh

JEMBER, 6 September 2026 - Regenerasi kepemimpinan dalam organisasi profesi menjadi salah satu bagian penting untuk menjaga keberlanjutan kerja para Penyuluh Keluarga Berencana di lapangan. Hal tersebut menjadi salah satu pesan yang disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Keluarga Sejahtera (PPKBKS) Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember Arif Yoni Setiawan, S.KM., M.P.H., dalam Musyawarah Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Indonesia Kabupaten Jember.

Musyawarah Cabang IPeKB Kabupaten Jember dilaksanakan di UPT Balai Diklat KKB Jember, BKKBN, pada 5–10 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Jember untuk periode 2026–2030.

Kegiatan dihadiri Kepala Bidang PPKBKS Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, Ketua DPD IPeKB Indonesia Provinsi Jawa Timur, Kepala UPT Balai Diklat KKB Jember, serta Ketua DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Jember.

Rangkaian musyawarah diawali dengan pembukaan dan laporan hasil kerja ketua panitia selama periode sebelumnya. Selanjutnya, kegiatan memasuki pembukaan sidang hingga akhirnya dilakukan pengukuhan dan pelantikan kepemimpinan baru.

Prima Nurdiansyah, S.Sos., dipercaya menjadi bagian dari kepemimpinan baru DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Jember periode 2026–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Kepala Bidang PPKBKS Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember dan ditandai dengan penyerahan bendera organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Arif menyampaikan ucapan selamat kepada kepemimpinan baru IPeKB Kabupaten Jember. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi representasi dari seluruh Penyuluh KB yang berada di Kabupaten Jember.

“Selamat kepada kepemimpinan yang baru. Harapannya, pengurus baru ini bisa menjadi perwakilan dari rekan-rekan penyuluh yang ada di Kabupaten Jember,” ujar Arif.

Menurutnya, kepengurusan baru perlu membangun komunikasi yang aktif dengan para penyuluh di berbagai wilayah. Komunikasi menjadi bagian penting karena tugas Penyuluh KB tidak hanya berkaitan dengan organisasi, tetapi juga berhubungan langsung dengan pelaksanaan program di masyarakat.

Arif mendorong agar para pengurus dapat membuka ruang komunikasi dan koordinasi yang lebih aktif bersama rekan-rekan Penyuluh KB. Dengan komunikasi yang berjalan baik, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program dapat dibicarakan dan dicari solusinya secara bersama-sama.

“Bisa saling sinergi untuk lebih aktif komunikasi, karena kalau kita komunikasi bersama, beban jadi terasa lebih ringan,” katanya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar kepengurusan baru tidak berjalan sendiri dalam menjalankan organisasi. IPeKB sebagai wadah profesi para Penyuluh KB dan PLKB diharapkan dapat memperkuat hubungan antaranggota sehingga setiap penyuluh memiliki ruang untuk menyampaikan kondisi, tantangan, maupun kebutuhan yang ditemui di wilayah masing-masing.

Bagi Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, keberadaan organisasi profesi yang aktif juga menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi dengan para penyuluh. Penyuluh KB memiliki posisi yang dekat dengan masyarakat, sehingga komunikasi yang baik antara organisasi, penyuluh, dan Dinas Kesehatan PPKB menjadi penting dalam mendukung pelaksanaan program.

Regenerasi kepemimpinan periode 2026–2030 pun diharapkan tidak berhenti pada pergantian struktur organisasi. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa semangat kebersamaan, memperkuat komunikasi, dan membangun sinergi antarpenyuluh agar pelaksanaan berbagai program dapat dilakukan dengan lebih terkoordinasi.

Melalui kepengurusan baru ini, IPeKB Kabupaten Jember memiliki ruang untuk melanjutkan kerja organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Dinas Kesehatan PPKB. Dengan komunikasi yang terbuka dan dukungan antaranggota, berbagai tantangan di lapangan diharapkan dapat dihadapi secara bersama, sehingga tugas dan program yang dijalankan tidak menjadi beban satu pihak saja.nay

 

Galeri Foto