Ketua TP PKK Kecamatan Jombang Hadiri Pembinaan Posyandu 6 SPM di Pendopo Kabupaten Jember
- 12 Mei 2026
- Dibaca 73 Kali
Bagikan Via:
Ketua TP PKK Kecamatan Jombang Hadiri Pembinaan Posyandu 6 SPM di Pendopo Kabupaten Jember
JEMBER, 12 Mei 2026 - Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Jombang bersama anggota PKK desa se-Kecamatan Jombang dari Pokja I hingga Pokja IV menghadiri kegiatan pembinaan Posyandu dan kader kesehatan yang digelar di Pendopo Kabupaten Jember, Selasa 12 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan TP PKK kecamatan dan desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember sebagai bagian dari penguatan implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan pemahaman kader PKK dan Posyandu mengenai transformasi pelayanan kesehatan primer berbasis siklus hidup. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada strategi pelayanan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), peningkatan kapasitas kader, hingga penguatan layanan promotif dan preventif di masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut dijelaskan bahwa Posyandu saat ini tidak hanya berfokus pada pelayanan ibu dan balita, tetapi telah berkembang menjadi Posyandu siklus hidup yang melayani seluruh kelompok usia mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lansia. Konsep ini menjadi bagian dari transformasi layanan primer Kementerian Kesehatan guna memperkuat upaya pencegahan penyakit dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Ketua TP PKK Kecamatan Jombang, Yuli Faris, menyampaikan bahwa kader PKK memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan Posyandu di tingkat desa. Menurutnya, keterlibatan aktif kader sangat dibutuhkan dalam edukasi kesehatan, pendampingan keluarga, hingga percepatan penurunan angka stunting.
“PKK memiliki jaringan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Karena itu, melalui kegiatan ini kami berharap seluruh kader semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar, khususnya upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga,” ujarnya.
Selain pembahasan mengenai Posyandu ILP, peserta juga mendapatkan materi terkait tugas kader Posyandu yang meliputi pendataan sasaran pelayanan, penyuluhan kesehatan, deteksi dini risiko kesehatan, hingga kunjungan rumah untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan sesuai standar.
Dalam pemaparannya, narasumber juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, Puskesmas, kader Posyandu, serta TP PKK dalam mendukung pelaksanaan Posyandu 6 bidang SPM. Dukungan lintas sektor dinilai menjadi kunci agar pelayanan kesehatan di tingkat desa dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan pembinaan ini turut membahas peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan keterampilan dasar Posyandu bidang kesehatan. Kader nantinya dibekali kemampuan mulai dari pengelolaan Posyandu, pelayanan ibu dan balita, edukasi gizi, hingga deteksi dini penyakit tidak menular pada usia produktif dan lansia.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, Pemerintah terus mendorong peningkatan jumlah Posyandu aktif dan kader terlatih di Jawa Timur sebagai bagian dari target RPJMN 2025–2029. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Melalui keikutsertaan PKK Kecamatan Jombang dan seluruh kader desa dalam kegiatan ini, diharapkan sinergi pelayanan kesehatan di tingkat desa semakin kuat. Dengan kader yang semakin terampil dan aktif, Posyandu di wilayah Kecamatan Jombang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat serta mendukung terciptanya keluarga sehat dan sejahtera.