logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Kiptiyah Apresiasi Semangat Hari Santri, Momentum Tanamkan Nilai Keislaman

  • 22 Oktober 2026
  • Dibaca 269 Kali
Bagikan Via:
kiptiyah-apresiasi-semangat-hari-santri-momentum-tanamkan-nilai-keislaman-20261022

Kiptiyah Apresiasi Semangat Hari Santri, Momentum Tanamkan Nilai Keislaman

JEMBER, 22 OKTOBER 2026 – Semangat memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 turut terasa hingga wilayah Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember. SDN Sumberjambe 02 menggelar kirab santri pada Kamis 22 Oktober 2026 pagi dengan melibatkan siswa dan guru yang mengenakan busana muslim serta kopiah. Kegiatan ini menjadi wujud partisipasi dunia pendidikan di wilayah pelosok Jember dalam menanamkan nilai keagamaan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap tradisi santri sejak usia dini.

Kirab dimulai pukul 07.00 WIB dari lingkungan SDN Sumberjambe 02 di Jalan PB Sudirman, Dusun Pasar, Desa Sumberjambe. Peserta berjalan menuju pertigaan di sebelah utara SPBU Sumberjambe, kemudian kembali ke sekolah. Sejak kegiatan dimulai, para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kirab dengan didampingi para guru.

Pemandangan anak-anak mengenakan pakaian muslim dan kopiah menjadi gambaran bagaimana peringatan Hari Santri dapat dirayakan secara dekat dengan kehidupan masyarakat. Tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, kirab tersebut juga memberikan pengalaman kepada siswa untuk mengenal identitas santri serta nilai-nilai yang melekat di dalamnya.

Peringatan Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober menjadi momentum untuk mengenang peran ulama dan santri dalam perjalanan bangsa. Semangat tersebut juga relevan untuk ditanamkan kepada generasi muda di daerah, termasuk melalui kegiatan sekolah yang mendorong pembentukan karakter, kedisiplinan, dan sikap saling menghormati.

Kiptiyah, S.Pd.I., M.M., Plh. Kasi Pelum yang juga dikenal sebagai tokoh Muslimat NU di Kecamatan Sumberjambe, menyampaikan bahwa kegiatan seperti kirab santri memiliki arti penting dalam memperkenalkan nilai keislaman kepada anak-anak. Sebagai salah satu penggerak Muslimat NU di tingkat kecamatan, ia menilai keterlibatan generasi muda dalam kegiatan keagamaan perlu terus didukung.

“Peringatan Hari Santri bukan hanya tentang mengenakan busana muslim atau mengikuti kirab, tetapi juga bagaimana anak-anak mulai mengenal perjuangan para ulama dan santri serta meneladani akhlaknya. Kami berharap semangat ini tumbuh sejak dini, sehingga anak-anak tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga akhlak yang baik, rasa hormat kepada guru dan orang tua, serta kepedulian terhadap sesama,” ujar Kiptiyah.

Menurutnya, kegiatan keagamaan yang dikemas secara sederhana dan melibatkan anak-anak dapat menjadi sarana pembelajaran yang berkesan. Dukungan keluarga, sekolah, tokoh agama, dan masyarakat diperlukan agar nilai-nilai positif yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat yang tumbuh di Sumberjambe juga menjadi bagian dari beragam kegiatan peringatan Hari Santri di Kabupaten Jember. Di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong kemajuan daerah. Pendidikan karakter dan penguatan nilai keagamaan dapat menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang berpengetahuan, berakhlak, dan memiliki semangat kebangsaan.

Melalui kirab santri ini, SDN Sumberjambe 02 menunjukkan bahwa semangat Hari Santri dapat tumbuh dari lingkungan sekolah dan masyarakat setempat. Dari wilayah Sumberjambe, pesan tentang pentingnya ilmu, akhlak, persatuan, dan cinta Tanah Air terus dikenalkan kepada generasi penerus Jember. (wd)

Galeri Foto