logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana

Kunjungan ke VR Hidroponik Jadi Momen Ceria bagi Lansia Kaliwates

  • 06 Desember 2025
  • Dibaca 163 Kali
Bagikan Via:
kunjungan-ke-vr-hidroponik-jadi-momen-ceria-bagi-lansia-kaliwates-20251206

Kunjungan ke VR Hidroponik Jadi Momen Ceria bagi Lansia Kaliwates

Jember, 4 Desember 2025 — Pelatihan hidroponik angkatan kedua yang diikuti para lansia dari Sekolah Lansia Tangguh Kecamatan Kaliwates resmi ditutup dengan kegiatan kunjungan lapangan ke VR Hidroponik di Klanceng, Ajung. Kunjungan ini menjadi agenda terakhir dari rangkaian pelatihan yang berlangsung selama empat hari, mulai 1 hingga 4 Desember 2025.

Sejak awal kegiatan, para lansia tampak bersemangat mengikuti proses belajar. Antusiasme itu kembali terlihat saat mereka tiba di lokasi kunjungan. Peserta langsung diajak berkeliling kebun oleh pemilik VR Hidroponik, yang mengenalkan instalasi hidroponik sederhana hingga sistem yang lebih besar. Suasana berlangsung santai, penuh tanya jawab, dan sesekali diselingi cerita pengalaman pemilik kebun dalam merintis usaha hidroponik.

Apa yang mereka lihat di lapangan membuat materi pelatihan selama empat hari terasa semakin mudah dipahami. Mulai dari cara menyiapkan alat, mengatur nutrisi, mengatasi tanaman layu, hingga memilih jenis tanaman yang cocok untuk pemula — semuanya dijelaskan dengan bahasa yang sederhana.

Menurut Bapak Mahmud, narasumber dari BLK Jember, kunjungan lapangan ini menjadi bagian penting dalam proses belajar para lansia. “Melihat langsung proses hidroponik membuat peserta lebih percaya diri untuk mencoba sendiri di rumah. Praktik sederhana seperti ini sangat membantu mereka memahami langkah-langkah dasar secara nyata,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa lansia memiliki potensi besar untuk tetap produktif melalui kegiatan pertanian sederhana yang dapat dilakukan di ruang terbatas.

Selain belajar, peserta juga diberi kesempatan membeli bibit dan sayuran segar. Banyak lansia membawa pulang bibit sebagai latihan di rumah, sementara beberapa lainnya membeli sayuran untuk dinikmati bersama keluarga. Aktivitas sederhana ini membuat suasana kunjungan menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

Banyak peserta mengaku semakin termotivasi untuk memulai hidroponik secara mandiri. Bahkan beberapa sudah merencanakan membuat rak hidroponik kecil di halaman rumah.

Melalui penutupan pelatihan dengan kunjungan langsung seperti ini, diharapkan para lansia terus berlatih, saling berbagi pengalaman, dan menjadikan hidroponik sebagai aktivitas positif yang bermanfaat bagi kesehatan, kemandirian, serta kebahagiaan di masa mendatang.

 

Galeri Foto