Lansia Sakit Menahun di Curahkalong Dirujuk ke Faskes
- 11 Juni 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
Lansia Sakit Menahun di Curahkalong Dirujuk ke Faskes
JEMBER, 11 JUNI 2026 – Tim Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, bersama Petugas Puskesmas Sukorejo, Pemerintah Desa Curahkalong, dan TKSK Bangsalsari melakukan pendampingan serta rujukan terhadap seorang warga lanjut usia (lansia) yang mengalami kondisi kesehatan menurun dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, Rabu 10 Juni 2026.
Lansia tersebut bernama Imam Ghozali (60), warga Dusun Krajan RT 002 RW 010 Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, Imam Ghozali telah mengalami sakit lambung menahun dan dalam kondisi lemah akibat kesulitan mengonsumsi makanan selama kurang lebih satu bulan terakhir karena sering mengalami muntah.
Menindaklanjuti laporan dari keluarga dan masyarakat setempat, Tim PMKS Kecamatan Bangsalsari bersama petugas kesehatan segera mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen kondisi sekaligus memberikan pendampingan dalam proses rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai. Proses evakuasi dilakukan menggunakan mobil ambulans Desa Curahkalong dengan pendampingan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukorejo.
Kondisi kesehatan yang semakin menurun membuat penanganan medis intensif menjadi kebutuhan mendesak agar yang bersangkutan dapat memperoleh pemeriksaan lanjutan serta perawatan yang sesuai dengan kondisi kesehatannya. Selama ini, perawatan sehari-hari dilakukan oleh keluarga dan cucunya yang tinggal di sekitar rumah.
Kehadiran lintas sektor dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta unsur kesejahteraan sosial dalam memberikan respons cepat terhadap warga yang membutuhkan bantuan. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada proses rujukan kesehatan, tetapi juga memastikan warga yang mengalami kerentanan sosial mendapatkan perhatian dan akses terhadap layanan yang diperlukan.
Kasi PMKS Kecamatan Bangsalsari, Novi Arifiani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia, memperoleh pelayanan yang layak.
“Pemerintah bersama seluruh unsur terkait berupaya hadir ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, terutama lansia yang mengalami kondisi kesehatan serius. Melalui koordinasi yang baik antara pemerintah desa, puskesmas, TKSK, dan kecamatan, kami berharap warga dapat segera memperoleh penanganan yang diperlukan sehingga kondisi kesehatannya dapat membaik,” ujar Novi Arifiani.
Ia juga menegaskan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sekitar dalam memberikan informasi secara cepat kepada pemerintah maupun petugas kesehatan apabila terdapat warga yang mengalami kondisi darurat atau membutuhkan bantuan sosial dan kesehatan.
“Kolaborasi dan kepedulian sosial menjadi kunci agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan warga yang membutuhkan pendampingan, sehingga pelayanan dapat segera diberikan,” tambahnya.
Kegiatan pendampingan dan rujukan tersebut berlangsung dengan lancar. Selanjutnya, kondisi kesehatan Imam Ghozali akan terus dipantau oleh pihak terkait guna memastikan proses perawatan berjalan dengan baik serta kebutuhan dasar yang bersangkutan tetap mendapat perhatian. (yun)