Lantik 734 Kepala Sekolah, Bupati Jember Tekankan Integritas dan Kesiapan Hadapi Kritik
- 23 Mei 2026
- Dibaca 613 Kali
Bagikan Via:
Lantik 734 Kepala Sekolah, Bupati Jember Tekankan Integritas dan Kesiapan Hadapi Kritik
JEMBER, 23 MEI 2026 – Bupati Jember Muhammad Fawait melantik sebanyak 734 kepala sekolah jenjang SD dan SMP, serta 43 pengawas dan penilik sekolah di Gedung Olahraga SMP Negeri 7 Jember, Sabtu 23 Mei 2026. Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat tata kelola pendidikan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kepala sekolah merupakan pejabat publik yang memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya dalam mengelola lembaga pendidikan, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, kepala sekolah akan selalu menjadi perhatian guru, siswa, wali murid, hingga masyarakat luas.
“Sebagai pejabat publik, kepala sekolah harus siap menjadi sorotan dan menerima berbagai kritik. Kritik jangan dianggap sebagai beban, tetapi sebagai vitamin dan motivasi untuk meningkatkan kinerja,” ujar Bupati.
Ia juga membagikan pengalamannya selama menjadi pejabat publik. Menurutnya, ketika menjabat sebagai anggota DPRD selama 10 tahun, dirinya hampir tidak pernah menerima cibiran dari masyarakat. Namun, sejak mencalonkan diri hingga menjabat sebagai Bupati Jember, berbagai kritik dan komentar dari masyarakat maupun media sosial terus berdatangan.
“Siap tidak siap, kita harus siap menghadapi kritik. Itu bagian dari konsekuensi sebagai pejabat publik,” tegasnya di hadapan para kepala sekolah, pengawas, dan penilik yang baru dilantik.
Pada kesempatan tersebut, Bupati memastikan proses pelantikan dilakukan secara profesional dan berbasis kinerja, tanpa adanya titipan maupun praktik permintaan uang. Ia menegaskan seluruh proses seleksi diserahkan sepenuhnya kepada tim dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.
“Saya pastikan, saya tidak mengenal kepala sekolah yang dilantik hari ini dan tidak ada titipan apa pun. Semua berdasarkan kinerja dan rekomendasi tim Dinas Pendidikan,” paparnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa seluruh pejabat yang dilantik akan dievaluasi dalam enam bulan ke depan. Jika kinerjanya dinilai belum memenuhi harapan, rotasi jabatan akan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Jember.
“Kalau enam bulan ke depan kinerjanya kurang baik, harus siap dilakukan rotasi,” pungkasnya. (al)