Laporan Terhenti Jadi Sinyal, Tim Teknis Oplah 2026 Siap Turun ke Lapangan
- 18 Agustus 2026
- Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
Laporan Terhenti Jadi Sinyal, Tim Teknis Oplah 2026 Siap Turun ke Lapangan
JEMBER, 18 AGUSTUS 2026 — Pelaksanaan Optimasi Lahan (Oplah) 2026 di Kabupaten Jember tidak hanya dipantau dari capaian pekerjaan fisik. Ketika laporan mingguan terhenti, kondisi tersebut justru menjadi sinyal bagi tim teknis untuk mengecek langsung apakah terdapat kendala di lapangan.
Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Tim Teknis Oplah 2026 yang digelar pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB. Kegiatan diikuti Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Pertanian bersama tim teknis, termasuk Analis Prasarana dan Sarana Pertanian Joko Nurcahyo, S.TP., serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Dalam evaluasi tersebut, tim membahas pola monitoring laporan secara berkala. Laporan yang tidak masuk pada minggu berjalan tidak hanya dipandang sebagai persoalan administrasi, tetapi perlu ditelusuri untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lokasi kegiatan.
“Kalau di minggu ini tidak ada laporan periodik yang masuk, berarti di lapangan masih ada masalah. Kita harus turun di situ,” kata Joko
Menurut Joko, tim teknis kabupaten perlu bersikap responsif ketika ditemukan persoalan, baik yang berkaitan dengan pekerjaan teknis maupun kendala nonteknis. Personel yang ditugaskan dapat mengecek kondisi di lokasi, mendokumentasikan persoalan, kemudian menyampaikannya kepada tim untuk menentukan langkah penyelesaian.
“Terhadap beberapa persoalan baik teknis maupun non-teknis, diupayakan tim teknis hadir untuk memberikan solusi,” ujarnya.
Selain monitoring, rapat juga mengevaluasi progres fisik, kelengkapan administrasi, perubahan RAB dan gambar, serta sejumlah persoalan teknis yang berpotensi menghambat pelaksanaan kegiatan.
Penguatan pengawasan ini dilakukan agar persoalan dapat diketahui lebih awal. Dengan begitu, tim teknis bersama Penyuluh Pertanian Lapangan dapat segera memberikan pendampingan dan menentukan tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing lokasi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember memastikan pelaksanaan Oplah 2026 berjalan sesuai perencanaan, sekaligus menjaga agar setiap perkembangan kegiatan dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan. (fan)