logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Patrang

Luapan Sungai Bedadung Rendam Permukiman Patrang, Lurah Turun Langsung Evakuasi Warga di Tengah Malam

  • 18 Desember 2025
  • Dibaca 573 Kali
Bagikan Via:
luapan-sungai-bedadung-rendam-permukiman-patrang-lurah-turun-langsung-evakuasi-warga-di-tengah-malam-20251218

Luapan Sungai Bedadung Rendam Permukiman Patrang, Lurah Turun Langsung Evakuasi Warga di Tengah Malam

JEMBER — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember sejak pukul 11.00 WIB memicu meluapnya Sungai Bedadung dan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk Kelurahan Patrang. Debit air sungai mulai meningkat pada sore hari dan perlahan masuk ke permukiman warga yang berada di bantaran sungai sejak pukul 17.00 WIB hingga sekitar pukul 21.00 WIB.

Di Kelurahan Patrang, wilayah yang terdampak berada di Perumahan Griya Pahlawan. Saat ketinggian air mulai mencapai lebih dari 30 sentimeter, warga segera melaporkan kondisi tersebut kepada pihak kelurahan. Merespons laporan itu, Lurah Patrang, Bapak Deni, bersama Sekretaris Kelurahan Patrang, Bapak Hariyono, langsung bergerak meninjau lokasi pada malam hari bersama tim BPBD Kabupaten Jember.

Peninjauan malam itu difokuskan pada pemantauan kondisi warga serta kesiapsiagaan evakuasi apabila debit air terus meningkat. Kehadiran lurah dan jajaran kelurahan di lokasi menjadi bentuk respons cepat pemerintah kelurahan dalam memastikan keselamatan warga di tengah situasi darurat.

Beruntung, banjir mulai berangsur surut keesokan harinya. Namun demikian, dampak banjir tetap dirasakan warga. Beberapa rumah terdampak genangan air dengan ketinggian mencapai sekitar 1 meter, sementara endapan lumpur yang masuk ke dalam rumah mencapai kurang lebih 15 sentimeter, menyisakan pekerjaan berat bagi warga untuk membersihkan hunian mereka.

Sebagai tindak lanjut pascabanjir, kepolisian bersama TNI turun langsung ke lokasi pada hari berikutnya untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan sisa lumpur dan material banjir di rumah-rumah warga terdampak. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat guna mempercepat pemulihan lingkungan.

Lurah Patrang menyampaikan bahwa pihak kelurahan akan terus berkoordinasi dengan BPBD serta instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi sungai dan memastikan penanganan pascabanjir berjalan optimal. Warga juga diimbau untuk tetap waspada, mengingat intensitas hujan di wilayah Jember masih berpotensi tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Respons cepat dan kehadiran langsung di lapangan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko serta menjaga keselamatan warga.

Galeri Foto