logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ajung

Silaturahmi Ramadan: Ning Ghyta Eka Puspita Bertemu Ibu-Ibu PKK se-Kecamatan Ajung di Balai Desa Pancakarya

  • 11 Maret 2026
  • Dibaca 156 Kali
Bagikan Via:
silaturahmi-ramadan-ning-ghyta-eka-puspita-bertemu-ibu-ibu-pkk-se-kecamatan-ajung-di-balai-desa-pancakarya-20260311

Silaturahmi Ramadan: Ning Ghyta Eka Puspita Bertemu Ibu-Ibu PKK se-Kecamatan Ajung di Balai Desa Pancakarya

JEMBER, 11 MARET 2026 - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Balai Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, pada Selasa, 10 Maret 2026. Dalam momentum bulan suci Ramadan, kegiatan silaturahmi dan dialog bersama masyarakat digelar dengan menghadirkan Ghyta Eka Puspita yang akrab disapa Ning Ghyta.

Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Jember yang juga dipimpin oleh Muhammad Fawait selaku Bupati Jember.

Acara tersebut dihadiri oleh para pengurus PKK Kecamatan Ajung serta pengurus PKK dari seluruh desa yang ada di wilayah kecamatan tersebut. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah dialog terbuka antara pemerintah daerah dengan masyarakat, khususnya para kader PKK yang selama ini memiliki peran penting dalam pembangunan sosial di tingkat desa.

Sejak sore hari, para peserta telah memenuhi Balai Desa Pancakarya. Mereka datang dari berbagai desa di Kecamatan Ajung dengan semangat kebersamaan, terlebih karena kegiatan ini berlangsung di bulan Ramadan yang penuh berkah. Kehadiran Ning Ghyta disambut dengan antusias oleh para ibu-ibu PKK yang ingin berdialog langsung dan menyampaikan berbagai aspirasi serta permasalahan yang dihadapi di lingkungan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ning Ghyta menyampaikan rasa bahagianya dapat bersilaturahmi langsung dengan para kader PKK. Ia menegaskan bahwa peran ibu-ibu PKK sangat penting dalam menyukseskan berbagai program pemerintah daerah, terutama yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Alhamdulillah pada kesempatan Ramadan ini kita bisa bertemu dan bersilaturahmi. Saya ingin lebih mengenal warga Kecamatan Ajung, khususnya ibu-ibu PKK yang selama ini menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial di desa,” ujar Ning Ghyta dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui pertemuan seperti ini, pemerintah dapat mendengar secara langsung kondisi riil yang terjadi di masyarakat. Dialog yang terbuka diharapkan mampu menjadi jembatan untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang ada.

Salah satu topik yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah mengenai program “zero dose”. Program ini berkaitan dengan upaya pemerintah dalam memastikan bahwa setiap anak mendapatkan layanan kesehatan yang optimal, termasuk dalam hal imunisasi.

Dalam sesi diskusi, para kader PKK menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari kurangnya pemahaman sebagian masyarakat hingga tantangan dalam sosialisasi program kesehatan kepada warga.

Para ibu-ibu PKK secara bergantian menyampaikan pengalaman mereka ketika melakukan pendataan maupun pendekatan kepada masyarakat. Mereka berharap pemerintah dapat terus memberikan dukungan berupa edukasi, sosialisasi, serta fasilitas yang memadai agar program kesehatan tersebut dapat berjalan dengan maksimal.

Menanggapi hal tersebut, Ning Ghyta menyampaikan apresiasi kepada para kader PKK yang telah bekerja keras dalam membantu pemerintah menjalankan berbagai program sosial dan kesehatan. Menurutnya, keberhasilan program pembangunan di tingkat desa tidak dapat terlepas dari peran aktif para kader PKK yang selama ini menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

“Peran ibu-ibu PKK sangat besar. Banyak program pemerintah yang bisa berjalan dengan baik karena adanya dukungan dari para kader di lapangan,” ungkapnya.

Ia juga mendorong agar komunikasi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan kader PKK terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Selain membahas mengenai program kesehatan, dalam kesempatan tersebut Ning Ghyta juga menyampaikan pesan dari Bupati Jember terkait berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan oleh pemerintah kabupaten. Ia berharap para kader PKK dapat membantu menyosialisasikan program-program tersebut kepada masyarakat luas.

Menurutnya, kader PKK memiliki jaringan yang sangat luas hingga ke tingkat rumah tangga. Oleh karena itu, peran mereka sangat strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai berbagai kebijakan dan program pemerintah.

“Melalui ibu-ibu PKK dan para kadernya, kami berharap informasi mengenai program Bupati Jember dapat sampai kepada masyarakat di setiap desa,” jelasnya.

Program-program tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, hingga pembangunan desa. Pemerintah Kabupaten Jember berharap seluruh elemen masyarakat dapat terlibat aktif dalam mendukung pelaksanaan program tersebut demi meningkatkan kesejahteraan warga.

Dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, kegiatan dialog berlangsung dengan santai namun tetap produktif. Para peserta tidak hanya menyampaikan keluhan atau permasalahan, tetapi juga berbagai ide dan gagasan yang dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Beberapa kader PKK juga membagikan pengalaman mereka dalam menjalankan kegiatan pemberdayaan di desa, seperti pelatihan keterampilan bagi ibu rumah tangga, kegiatan posyandu, hingga program penguatan ekonomi keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa kader PKK tidak hanya berperan dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga di masyarakat.

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Ning Ghyta terlihat berinteraksi langsung dengan para peserta, mendengarkan cerita mereka, serta memberikan motivasi agar tetap semangat dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial di desa.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana semakin terasa khidmat. Setelah sesi diskusi dan dialog selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kesempatan silaturahmi yang telah terjalin.

Acara kemudian ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama. Momen ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat, sekaligus mempererat tali persaudaraan di bulan suci Ramadan.

Para peserta tampak menikmati suasana kebersamaan tersebut. Sambil berbuka puasa, mereka masih melanjutkan obrolan ringan dengan Ning Ghyta dan sesama kader PKK. Banyak di antara mereka yang merasa senang karena dapat bertemu langsung dan menyampaikan aspirasi secara terbuka.

Bagi para kader PKK, kegiatan seperti ini menjadi motivasi tersendiri untuk terus berkontribusi bagi masyarakat. Mereka berharap komunikasi dengan pemerintah daerah dapat terus terjalin secara berkelanjutan sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.

Sementara itu, pihak pemerintah daerah juga menilai bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat. Dengan mendengarkan langsung aspirasi warga, pemerintah dapat memahami kebutuhan yang ada di lapangan serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Melalui kegiatan Safari Ramadan yang digelar di berbagai desa di Kecamatan Ajung, pemerintah Kabupaten Jember berharap dapat membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Pertemuan antara Ning Ghyta dan para ibu-ibu PKK di Balai Desa Pancakarya ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat dapat menciptakan sinergi yang positif. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan berbagai program pembangunan di Kabupaten Jember dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Momentum Ramadan yang penuh berkah ini pun menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan gotong royong merupakan kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera. Melalui silaturahmi, dialog, dan kerja sama yang erat, harapan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Jember semakin terbuka lebar.

Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin, tidak hanya pada momentum tertentu, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Dengan keterlibatan aktif semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat di tingkat desa, Kabupaten Jember diharapkan dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Silaturahmi yang berlangsung di Balai Desa Pancakarya tersebut pun meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Selain mempererat hubungan antarwarga, kegiatan ini juga memberikan semangat baru bagi para kader PKK untuk terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di desa masing-masing.

Dengan semangat Ramadan yang penuh kebersamaan, pertemuan ini menjadi langkah kecil namun berarti dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi masa depan Kabupaten Jember yang lebih baik. (*)

Galeri Foto