Lurah Kaliwates Apresiasi Komitmen PLN Jember dalam Pengelolaan Sampah dan Pengurangan Sampah Anorganik
- 10 Juni 2026
- Dibaca 57 Kali
Bagikan Via:
Lurah Kaliwates Apresiasi Komitmen PLN Jember dalam Pengelolaan Sampah dan Pengurangan Sampah Anorganik
Kaliwates – Dalam rangka mendukung implementasi Surat Edaran Bupati Jember tentang Pengelolaan Sampah serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Kabupaten Jember yang bersih dan berkelanjutan, Lurah Kaliwates Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., MM bersama Ketua Bank Sampah DESTANA Kelurahan Kaliwates H. Indra Gunawan melakukan kunjungan dan koordinasi ke Kantor PLN Cabang Jember pada Selasa (09/06/2026).
Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Angga, Staf PLN Cabang Jember, yang menyampaikan berbagai langkah dan inovasi yang telah dilakukan PLN dalam mendukung program pengurangan dan pengelolaan sampah di lingkungan kerja.
Dalam pertemuan tersebut, Lurah Kaliwates menyampaikan sosialisasi terkait Surat Edaran Bupati Jember mengenai pengelolaan sampah serta pentingnya keterlibatan seluruh instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dan sektor swasta dalam mendukung gerakan pengurangan sampah dari sumbernya.
Abdul Khamil menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan membutuhkan komitmen dan partisipasi aktif dari seluruh lembaga dan masyarakat.
"Kami mengapresiasi setiap instansi yang telah mengambil langkah nyata dalam mengurangi timbulan sampah, khususnya sampah anorganik. Kolaborasi seperti ini menjadi modal penting dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Jember," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak PLN Cabang Jember menyampaikan bahwa berbagai kebijakan pengurangan sampah telah diterapkan secara konsisten di lingkungan kerja. Salah satu langkah yang dinilai cukup efektif adalah penghentian penggunaan minuman kemasan sekali pakai dalam kegiatan perkantoran.
Sebagai gantinya, tamu yang berkunjung disediakan minuman menggunakan gelas yang dapat dicuci dan digunakan kembali. Selain itu, seluruh pegawai diwajibkan membawa tumbler pribadi sebagai bagian dari gerakan pengurangan sampah plastik sekali pakai.
Menurut Angga, kebijakan tersebut terbukti mampu menekan volume sampah anorganik secara signifikan dibandingkan sebelumnya.
"Saat ini penggunaan botol plastik sekali pakai sudah tidak kami gunakan lagi untuk kegiatan kantor. Seluruh pegawai membawa tumbler masing-masing dan tamu dilayani menggunakan gelas yang dapat dicuci ulang. Langkah sederhana ini ternyata memberikan dampak yang cukup besar dalam mengurangi sampah plastik," jelasnya.
Selain upaya pengurangan sampah dari sumbernya, PLN juga telah menerapkan sistem pemilahan sampah anorganik di seluruh kantor cabang dan unit kerja PLN yang ada di Kabupaten Jember. Sampah yang telah dipilah kemudian dikumpulkan secara berkala untuk disetorkan ke Bank Sampah Induk (BSI) Mangli, sehingga memiliki nilai ekonomi dan dapat didaur ulang secara optimal.
Ketua Bank Sampah DESTANA Kelurahan Kaliwates, H. Indra Gunawan, memberikan apresiasi atas langkah konkret yang telah dilakukan PLN Jember. Menurutnya, praktik baik tersebut dapat menjadi contoh bagi instansi lainnya dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab.
"Apa yang dilakukan PLN Jember menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang baik dapat dimulai dari lingkungan kerja masing-masing. Mulai dari pengurangan sampah plastik, pemilahan sampah, hingga penyaluran ke bank sampah merupakan langkah yang patut dicontoh oleh instansi lain," ungkapnya.
Tidak hanya berfokus pada sampah anorganik, PLN Jember juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan pengelolaan sampah organik. Ke depan, sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas perkantoran akan diolah menjadi kompos maupun dimanfaatkan melalui pembuatan biopori guna mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Kunjungan dan koordinasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kolaborasi pengelolaan sampah di Kabupaten Jember sekaligus mendorong terciptanya budaya peduli lingkungan di seluruh instansi dan tempat kerja.
Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga, dan masyarakat, diharapkan terwujud pengelolaan sampah yang lebih efektif, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan demi mendukung terwujudnya Jember Bersih, Sehat, dan Maju.