Mahasiswa KKN Kolaboratif 2026 Lakukan Observasi Awal di Kebun Kompos Kampung Zero Waste Kelurahan Kaliwates
- 08 Juli 2026
- Dibaca 79 Kali
Bagikan Via:
Mahasiswa KKN Kolaboratif 2026 Lakukan Observasi Awal di Kebun Kompos Kampung Zero Waste Kelurahan Kaliwates
Kaliwates – Sebanyak 13 mahasiswa/mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Tahun 2026 melaksanakan observasi dan kunjungan awal ke Kebun Kompos Kampung Zero Waste RT 01 RW 06 Lingkungan CONDURA (Condro Utara), Kelurahan Kaliwates, pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan awal sebelum penerjunan resmi mahasiswa KKN di wilayah Kelurahan Kaliwates sebagai bentuk pengenalan kondisi lapangan sekaligus pemetaan potensi program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan observasi disambut langsung oleh Lurah Kaliwates, Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., M.M., didampingi Direktur Bank Sampah DESTANA Kelurahan Kaliwates, H. Indra Gunawan. Selanjutnya, para mahasiswa mendapatkan penjelasan secara komprehensif dari Ani Farida, selaku penggerak Kebun Kompos Kampung Zero Waste, mengenai konsep, proses, serta implementasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang selama ini telah dikembangkan di Kelurahan Kaliwates.
Dalam pemaparannya, Ani Farida menjelaskan bahwa Kebun Kompos Kampung Zero Waste dibangun sebagai laboratorium pembelajaran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya. Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai tahapan pengelolaan sampah organik, mulai dari pemilahan sampah rumah tangga, proses pencacahan, pengomposan, hingga pemanfaatan kompos untuk tanaman produktif. Selain itu, dijelaskan pula mekanisme pemilahan sampah anorganik seperti botol plastik, gelas plastik, kardus, kertas, logam, dan material lainnya yang masih memiliki nilai ekonomi untuk disalurkan melalui Bank Sampah DESTANA.
Para mahasiswa juga diajak berkeliling melihat secara langsung berbagai fasilitas yang tersedia, seperti area pemilahan sampah, kebun kompos, tempat pengumpulan sampah anorganik, media edukasi, serta berbagai inovasi sederhana yang dikembangkan masyarakat untuk mendukung Program Kampung Zero Waste. Melalui observasi ini, mahasiswa diharapkan memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan ekonomi sirkular, pemberdayaan masyarakat, serta pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi warga.
Lurah Kaliwates, Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN Kolaboratif yang akan mendampingi masyarakat dalam berbagai program pembangunan di Kelurahan Kaliwates.
"Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN Kolaboratif Tahun 2026 di Kelurahan Kaliwates. Kami berharap keberadaan mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga mampu memberikan ide, inovasi, dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya dalam penguatan Program Kampung Zero Waste dan pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Semoga kolaborasi ini memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat," ujar Abdul Khamil.
Sementara itu, Direktur Bank Sampah DESTANA Kelurahan Kaliwates, H. Indra Gunawan, menjelaskan bahwa Program Kampung Zero Waste merupakan gerakan bersama yang mengedepankan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.
"Permasalahan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengangkut sampah ke TPA. Solusinya harus dimulai dari rumah tangga melalui pemilahan, pengurangan, pemanfaatan kembali, dan pengolahan sampah menjadi sesuatu yang bernilai. Kami berharap mahasiswa KKN dapat menjadi agen edukasi yang membantu menyebarluaskan pola pengelolaan sampah yang baik kepada masyarakat," ungkapnya.
Di sisi lain, Ani Farida berharap pengalaman lapangan yang diperoleh mahasiswa dapat menjadi bekal dalam menyusun program kerja yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kami ingin mahasiswa melihat bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan. Kebun Kompos ini kami jadikan sebagai tempat belajar bersama agar masyarakat maupun mahasiswa dapat memahami bahwa sampah bukan sekadar limbah, tetapi sumber daya yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan maupun ekonomi keluarga apabila dikelola dengan baik," jelasnya.
Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa KKN Kolaboratif 2026 memperoleh pemahaman awal mengenai potensi, tantangan, serta kebutuhan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Hasil observasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, Pemerintah Kelurahan Kaliwates, Bank Sampah DESTANA, dan masyarakat dalam mewujudkan Kampung Zero Waste yang bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan.