MATAMUDA Jadi Gerbang Mencetak Generasi Sehat!
- 14 Juli 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
MATAMUDA Jadi Gerbang Mencetak Generasi Sehat!
Jember — Selasa (14/07/2026) Masa Ta'aruf Murid Baru (MATAMUDA) di MTs Darul Hidayah, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dimanfaatkan sebagai momentum untuk membekali peserta didik baru dengan pengetahuan tentang kesehatan sejak dini. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan bagian dari program promosi kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas Lojejer dengan sasaran murid baru sebagai upaya pencegahan berbagai permasalahan kesehatan remaja.
Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan Program Promosi Kesehatan (Promkes) dan Program Kesehatan Jiwa serta NAPZA (Napza) Puskesmas Lojejer yang bertugas memberikan edukasi kepada para siswa baru. Pada hari yang sama, tim juga melaksanakan kegiatan serupa di satu sekolah lain yang berada di wilayah kerja Puskesmas Lojejer sehingga pembinaan kesehatan remaja dapat menjangkau lebih banyak peserta didik.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan kesehatan fisik, kesehatan mental, Perawatan dan Pertolongan Pertama pada Luka (P3LP), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA). Edukasi tersebut diberikan sebagai bekal bagi siswa dalam menjalani kehidupan sekolah sekaligus memasuki masa remaja yang penuh dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial.
Dalam penyampaian materi, petugas menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan fisik melalui pola makan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, istirahat yang teratur, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah. Siswa juga diajak membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah sederhana untuk mencegah berbagai penyakit.
Selain kesehatan fisik, kesehatan mental menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan MATAMUDA. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali emosi, mengelola stres, membangun hubungan sosial yang positif, serta berani mencari bantuan kepada guru, orang tua, maupun tenaga kesehatan apabila menghadapi masalah yang memengaruhi kondisi psikologis mereka.
Sebagai bekal menghadapi situasi darurat ringan di sekolah, siswa juga dikenalkan pada materi P3LP yang membahas langkah-langkah dasar penanganan luka sederhana sebelum memperoleh pertolongan medis.
Materi mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA turut diberikan sebagai bentuk pencegahan sejak dini. Para siswa diajak memahami dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, prestasi belajar, kehidupan sosial, hingga masa depan mereka. Melalui edukasi ini diharapkan para peserta mampu membangun ketahanan diri dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan zat adiktif.
Melalui kegiatan MATAMUDA ini, Puskesmas Lojejer berharap para siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah yang baru, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, serta menjauhi penyalahgunaan NAPZA. Dengan demikian, sekolah diharapkan menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan mampu mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.