logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Maulid Nabi dan Tahlil Kebangsaan di Ledokombo, Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro untuk NKRI

  • 21 Agustus 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
maulid-nabi-dan-tahlil-kebangsaan-di-ledokombo-perkuat-sinergi-ulama-dan-umaro-untuk-nkri-20260822

Maulid Nabi dan Tahlil Kebangsaan di Ledokombo, Perkuat Sinergi Ulama dan Umaro untuk NKRI

JEMBER, 21 AGUSTUS 2026 - Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dipadukan dengan penguatan nilai-nilai keislaman melalui kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Tahlil Kebangsaan dan Doa Bersama yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ledokombo, Sabtu 21 Agustus 2026 malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB tersebut dipusatkan di Kantor MWCNU Kecamatan Ledokombo, Jalan Sumber Salak, Dusun Karang Kebun, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo. Kegiatan diikuti sekitar 150 jamaah yang terdiri atas unsur ulama, umara, tokoh agama, pengurus NU, Banom NU, serta warga Nahdliyin dari wilayah Kecamatan Ledokombo.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus meneguhkan semangat kebangsaan. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi sarana mengenang keteladanan Rasulullah, tetapi juga menjadi ruang untuk merefleksikan kembali perjuangan para ulama dan pejuang bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni, S.STP., M.Si., Kapolsek Ledokombo Iptu Andrias Suryo Rubedo, S.H., serta Serda David yang mewakili Danramil Ledokombo. Turut hadir Pengurus NU Kabupaten Jember Gus Robith Qoshidi, Lc.

Hadir pula Ketua MWCNU Kecamatan Ledokombo K. Muhammad Ali, Pengasuh PP Miftahul Ulum Suren KH. Khazin Mudhar, Dewan Pengasuh PP Miftahul Ulum Suren KH. Miftahul Arifin Hasan, Katib Syuriyah MWCNU Kecamatan Ledokombo K. Moh. Khoironi, serta KH. Zainul Wasik dari PP Attanwir Slateng.

Selain itu, kegiatan dihadiri Banom dan pengurus Banom MWCNU Kecamatan Ledokombo, para tokoh agama, serta sekitar 150 muslimin dan muslimat NU.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Mustofa. Selanjutnya dilakukan pembacaan tawassul dan Al-Fatihah yang dipimpin KH. Khazin Mudhar, kemudian Tahlil Kebangsaan dipimpin KH. Zainul Wasik.

Nuansa kebangsaan semakin terasa ketika seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Wathon. Dua lagu tersebut menjadi simbol kuat bahwa kecintaan terhadap agama dan kecintaan terhadap tanah air merupakan nilai yang dapat berjalan beriringan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Dalam sambutannya mewakili Muspika Ledokombo, Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni menyampaikan apresiasi kepada MWCNU Kecamatan Ledokombo yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada MWCNU Kecamatan Ledokombo yang telah mengadakan kegiatan ini. Bagi kami, kegiatan seperti ini merupakan bentuk kerja sama dan kolaborasi yang sangat baik antara ulama dan umara di Kecamatan Ledokombo,” ujar Nino.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat merupakan modal penting dalam membangun wilayah yang aman, harmonis dan produktif. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga dengan terjalinnya kerja sama yang baik antara ulama dan umara ini, kita dapat bersama-sama menyukseskan berbagai program Gus Bupati Jember, termasuk UHC Prioritas dan Home Care, sehingga manfaat program pemerintah benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kecamatan Ledokombo,” lanjutnya.

Camat Nino juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi harus dibarengi dengan penguatan moral, spiritual, persatuan dan kepedulian sosial. Menurutnya, ulama memiliki peran strategis dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat agar tetap berada dalam koridor nilai agama, kebangsaan dan persatuan.

Sementara itu, Ketua MWCNU Kecamatan Ledokombo K. Muhammad Ali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh Badan Otonom (Banom) NU di Kecamatan Ledokombo semakin kompak dan solid sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan organisasi dan masyarakat.

Puncak kegiatan diisi dengan Maidatul Hasanah yang disampaikan oleh Pengurus NU Kabupaten Jember Gus Robith Qoshidi, Lc. Dalam tausiyahnya, Gus Robith mengingatkan pentingnya menjaga warisan perjuangan ulama dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Ia menegaskan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus menjadi momentum untuk kembali mengingat jasa para ulama dan pejuang yang telah memberikan kontribusi besar terhadap lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka.

Gus Robith juga menyampaikan bahwa KH. Hasyim Asy’ari merupakan salah satu ulama yang memiliki peran penting dalam meletakkan pondasi perjuangan kebangsaan. Karena itu, warga NU diharapkan mampu meneruskan semangat perjuangan tersebut dengan menjaga kemaslahatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Warga NU harus tetap berpegang teguh pada organisasi yang didirikan oleh para ulama dan terus menjaga kemaslahatan NKRI. Kemerdekaan harus diisi dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, memperkuat persatuan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Gus Robith.

Setelah penyampaian Maidatul Hasanah, kegiatan dilanjutkan dengan Mahalul Qiyam dan doa bersama yang dipimpin KH. Zainul Wasik. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan negara, kedamaian masyarakat, serta mengenang dan mendoakan para arwah pejuang yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. (yus)

Galeri Foto