logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Bangsalsari

Menembus Ranjang Sakit, Tim OTS Bangsalsari Jemput Bola KTP-el Lansia Lumpuh

  • 08 Juli 2026
  • Dibaca 40 Kali
Bagikan Via:
menembus-ranjang-sakit-tim-ots-bangsalsari-jemput-bola-ktp-el-lansia-lumpuh-20260709

Menembus Ranjang Sakit, Tim OTS Bangsalsari Jemput Bola KTP-el Lansia Lumpuh

JEMBER, 08 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Bangsalsari, Jember, terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan merata. Melalui Tim Pelayanan Umum On The Spot (OTS), pihak kecamatan kembali menggelar aksi jemput bola berupa perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) bagi warga lanjut usia (lansia) dan warga yang mengalami keterbatasan mobilitas di Desa Tisnogambar, Rabu 08 Juli 2026.

Langkah responsif yang dimulai pukul 12.30 WIB ini menyasar dua warga yang membutuhkan penanganan khusus di Dusun Jatisari. Petugas mendatangi langsung kediaman Ibu Bukari, seorang lansia yang mengalami lumpuh total. Tidak berhenti di situ, tim yang didampingi Satpol PP Pembina Wilayah juga bergerak menuju Klinik Ar-Rahma untuk melakukan perekaman data biometrik kepada Buni Sabiyeh yang tengah menjalani perawatan intensif.

Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Bangsalsari, Vidias Ferdianto, menjelaskan bahwa aksi jemput bola ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan hak administrasi kependudukan (adminduk) yang setara.

"Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan fisik dan kondisi kesehatan tidak menjadi penghalang bagi warga untuk mendapatkan hak dasar mereka. Oleh karena itu, petugas kami yang aktif bergerak mendatangi lokasi warga," ujar Vidias.

Vidias menambahkan, kepemilikan KTP-el sangat krusial karena menjadi pintu masuk utama bagi masyarakat untuk mengakses berbagai program strategis pemerintah. Dokumen identitas ini menjadi syarat mutlak dalam pengurusan layanan kesehatan, pencairan bantuan sosial (bansos), hingga akses perbankan. Sebelumnya, aksi serupa juga sukses dilaksanakan bagi warga rentan di Desa Petung.

Untuk mengoptimalkan program ini, pihak Kecamatan Bangsalsari mengajak pemerintah desa dan masyarakat luas untuk aktif melaporkan jika ada anggota keluarga atau tetangga yang mengalami kendala serupa. Sinergi yang kuat antara perangkat desa, petugas lapangan, dan masyarakat terbukti mampu menciptakan proses pelayanan yang tidak hanya cepat dan aman, tetapi juga humanis. (yun)

Galeri Foto