logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Meredam Fluktuasi Harga dan Tantangan Tata Niaga: Sisi Bisnis di Balik Platform AgriVana

  • 24 Agustus 2026
  • Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
meredam-fluktuasi-harga-dan-tantangan-tata-niaga-sisi-bisnis-di-balik-platform-agrivana-20260824

Meredam Fluktuasi Harga dan Tantangan Tata Niaga: Sisi Bisnis di Balik Platform AgriVana

JEMBER, 24 AGUSTUS 2026 — Kehadiran aplikasi super app AgriVana buatan mahasiswa dan dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Jember (Fasilkom UNEJ) tidak hanya menawarkan kemudahan teknologi budidaya, tetapi juga menyentuh aspek tata niaga pertanian yang krusial. Dalam audiensi bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, Senin, 24 Agustus 2026, aspek bisnis dan tantangan distribusi produk kelompok tani turut menjadi sorotan tajam.

Pertemuan yang mempertemukan Dosen Pendamping Yudha Alif Auliya, S.Kom., M.Kom., beserta tim mahasiswa dengan Kepala Bidang Hortikultura DTPHP Kabupaten Jember, Agung Satrio Setiawan, S.P., M.P., mengupas bagaimana platform digital ini berupaya mengatasi ketidakstabilan harga komoditas di tingkat petani. Diskusi tersebut menyoroti kendala riil di lapangan, khususnya terkait fluktuasi harga komoditas yang sangat ekstrem di tingkat petani, seperti harga tomat yang sempat menyentuh angka tinggi hingga anjloknya harga cabai di pasaran. Terkait dinamika harga yang tidak menentu tersebut, Agung Satrio Setiawan, S.P., M.P., menuturkan:

"Pernah sampai 500 nggih tomat itu di Jember, ya? ... Sekarang cabai ya, di bawah 10.000, Pak ya?"

Tim pengembang menjelaskan bahwa AgriVana dilengkapi fitur marketplace pertanian yang dirancang khusus untuk membantu memasarkan produk kelompok tani secara langsung. Guna menjaga keberlangsungan platform sosial berkonsep wirausaha agar tetap dapat beroperasi secara mandiri dan survive, pengembang menetapkan kebijakan komisi yang sangat ringan bagi para petani. Menanggapi skema bisnis tersebut, Yudha Alif Auliya menjelaskan:

"Sementara kita tetap 3% saja dari produknya ini produknya."

Melalui integrasi fitur jual-beli dan komisi yang terjangkau ini, AgriVana diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi tata niaga produk kelompok tani di Kabupaten Jember agar lebih stabil, transparan, dan berdaya saing tinggi di era digital. (fan)

Galeri Foto