logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Panti

Musrenbang RKPDesa 2027 di Panti Dorong Penguatan SDM dan Ekonomi Warga

  • 02 Oktober 2026
  • Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
musrenbang-rkpdesa-2027-di-panti-dorong-penguatan-sdm-dan-ekonomi-warga-20261003

Musrenbang RKPDesa 2027 di Panti Dorong Penguatan SDM dan Ekonomi Warga

JEMBER, 02 OKTOBER 2026 - Pemerintah Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (Musrenbang RKPDesa) untuk Tahun Anggaran 2027, Kamis 01 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan utama Kantor Kecamatan Panti itu mempertemukan unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan, tokoh agama, serta perwakilan masyarakat.

Musrenbang tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa. Forum ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan mengusulkan program prioritas berdasarkan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Dalam penyusunan RKPDesa Tahun Anggaran 2027, sejumlah sektor menjadi perhatian, mulai dari penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pelayanan publik, pemulihan ekonomi kerakyatan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa.

Berbagai usulan yang dibawa dalam forum tersebut sebelumnya telah melalui proses musyawarah di tingkat dusun dan desa. Para peserta kemudian membahas serta menyusun skala prioritas agar penggunaan anggaran desa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Camat Panti Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., yang memimpin sidang pleno Musrenbang, menekankan pentingnya mengubah orientasi pembangunan desa agar tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik.

Menurut Hendra, pembangunan infrastruktur tetap diperlukan. Namun, program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas SDM juga harus mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan desa.

"Ketika kita merancang perencanaan RKPDesa untuk Tahun Anggaran 2027 ini, pola pikir kita harus lebih luas dan progresif. Anggaran desa bukan hanya sekadar instrumen untuk pembangunan fisik atau revitalisasi bangunan dan jalan, tetapi juga penting digunakan untuk pelatihan peningkatan kapasitas, pemberdayaan ekonomi kreatif, pembinaan pemuda, serta program kemandirian warga lainnya," kata Hendra.

Ia menilai pembangunan infrastruktur perlu berjalan beriringan dengan pembangunan manusia. Pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, kata dia, menjadi bagian penting untuk mendorong kemandirian warga dalam jangka panjang.

"Pembangunan infrastruktur memang penting, tetapi membangun manusia dan kapasitas masyarakat melalui pelatihan jauh lebih esensial untuk menciptakan kemandirian jangka panjang di desa," ujarnya.

Hendra juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa. Menurutnya, setiap anggaran yang dialokasikan harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Panti, lanjut dia, berkomitmen mendampingi dan mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan program yang telah disepakati.

Rangkaian Musrenbang RKPDesa Tahun Anggaran 2027 kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan oleh perwakilan masing-masing desa.

Melalui perencanaan yang partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, pembangunan desa di wilayah Kecamatan Panti pada 2027 diharapkan dapat berjalan lebih terarah, merata, dan berkelanjutan. (jha)

Galeri Foto