Nakes Puskesmas Kencong Jemput Bola, Pastikan Lansia dan Penyandang Disabilitas Tetap Terlayani
- 22 Oktober 2026
- Dibaca 41 Kali
Bagikan Via:
Nakes Puskesmas Kencong Jemput Bola, Pastikan Lansia dan Penyandang Disabilitas Tetap Terlayani
JEMBER, 22 OKTOBER 2026 – Tenaga kesehatan Puskesmas Kencong memperkuat pelayanan kesehatan berbasis kunjungan rumah melalui program Home Care Pemerintah Kabupaten Jember. Langkah ini dilakukan untuk memastikan lansia, penyandang disabilitas, serta warga dengan penyakit menahun tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan kesehatan meskipun memiliki keterbatasan untuk mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui pendekatan langsung ke rumah pasien, tenaga kesehatan dapat melihat kondisi warga secara lebih dekat, melakukan pemeriksaan, memberikan penanganan awal, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pelayanan lanjutan sesuai hasil penilaian medis.
Pada Rabu, 21 Oktober 2026, tim Home Care menjangkau sejumlah warga di wilayah Kecamatan Kencong, meliputi Desa Wonorejo, wilayah Kencong, dan Wunguan. Sasaran pelayanan terdiri atas kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus serta pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.
Di Desa Wonorejo, tim mengunjungi Siti Bariah (81), warga Dusun Krajan A, RT 001/RW 003, yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan atas keluhan kesehatan yang dirasakan. Kunjungan juga dilakukan kepada Agus Pramono (54), warga Krajan C, RT 001/RW 002, yang mengalami kelemahan dan kesemutan pada tangan kiri.
Selain itu, tenaga kesehatan turut memberikan pelayanan kepada Choiyah, istri Agus Pramono, yang membutuhkan pendampingan terkait kondisi kesehatannya. Kunjungan kepada kedua warga dalam satu keluarga tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan pelayanan kesehatan dapat diketahui secara langsung di lingkungan tempat tinggal pasien.
Pelayanan serupa diberikan kepada Rusmantoro (58), warga Krajan, Kecamatan Kencong, yang merupakan penyandang disabilitas dengan riwayat stroke dan gangguan penglihatan pada mata kanan. Tim juga mendatangi Musitah (94), lansia yang mengalami gangguan penglihatan dan membutuhkan perhatian kesehatan sesuai kondisi usianya.
Sementara itu, di wilayah Wunguan, Kecamatan Kencong, tim Home Care mengunjungi Subaki (58), yang mengalami keluhan sesak napas dan batuk. Pemeriksaan dilakukan untuk menilai kondisi pasien serta menentukan penanganan awal dan tindak lanjut yang diperlukan.
Bagi tenaga kesehatan, kunjungan rumah bukan sekadar pemeriksaan, melainkan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan mendatangi pasien secara langsung, petugas dapat memberikan edukasi kesehatan kepada pasien dan keluarga, termasuk pentingnya mengikuti anjuran medis serta melakukan pemeriksaan lanjutan apabila diperlukan.
Kepala Puskesmas Kencong, Untung Pujianto, mengatakan bahwa pelayanan Home Care menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan, terutama bagi warga yang mengalami keterbatasan mobilitas maupun membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan.
“Melalui Home Care, tenaga kesehatan dapat menjangkau warga yang membutuhkan perhatian khusus secara langsung di rumahnya. Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga agar kondisi kesehatan tetap diperhatikan serta anjuran tenaga medis dapat dijalankan dengan baik,” ujar Untung.
Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam mendukung keberhasilan pelayanan kesehatan di rumah. Keluarga diharapkan membantu memantau perubahan kondisi pasien, mendampingi dalam menjalankan anjuran tenaga kesehatan, serta segera menghubungi fasilitas pelayanan kesehatan apabila muncul keluhan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Ia juga menekankan bahwa pelayanan melalui kunjungan rumah tetap disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Apabila ditemukan keadaan yang membutuhkan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut, pasien perlu diarahkan untuk memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan medisnya.
“Harapan kami, program ini dapat membantu masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan. Dukungan keluarga dan koordinasi dengan pemerintah desa sangat diperlukan agar warga yang membutuhkan pelayanan tidak terlewatkan dan dapat memperoleh pendampingan sesuai kebutuhannya,” tambahnya.
Pelaksanaan Home Care di Kecamatan Kencong menjadi bagian dari penguatan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui sinergi tenaga kesehatan, pemerintah setempat, dan keluarga pasien, pemantauan kesehatan warga rentan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Program ini sekaligus menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang tidak hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga aktif menjangkau mereka yang membutuhkan perhatian lebih. (gfr)