Optimalkan Saluran Irigasi Pertanian, Tim Monev Kecamatan Jombang Tinjau Normalisasi Sungai Afur di Desa Ngampelrejo
- 24 Juni 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Optimalkan Saluran Irigasi Pertanian, Tim Monev Kecamatan Jombang Tinjau Normalisasi Sungai Afur di Desa Ngampelrejo
JEMBER, 24 Juni 2026 - Pemerintah Kecamatan Jombang terus berkomitmen mengawal percepatan pembangunan infrastruktur desa guna mendongkrak sektor pertanian daerah. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui peninjauan langsung yang dilakukan oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Jombang terhadap proyek Normalisasi Sungai Afur di Desa Ngampelrejo, Kabupaten Jember, pada Rabu (24/06/2026). Langkah turun lapangan ini diambil guna memastikan proyek strategis daerah tersebut berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat petani.
Saluran Sungai Afur yang dinormalisasi ini memegang peranan sangat vital bagi hajat hidup warga, khususnya dalam mengairi area persawahan produktif mulai dari kawasan Krajan 1 RW 01 hingga Krajan 2 RW 11, Desa Ngampelrejo. Proyek pengerukan dan pembenahan sungai ini direncanakan menyasar total volume sepanjang 3.454 meter, dengan lebar 1,5 meter dan kedalaman mencapai 6 meter. Selama ini, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan serius kerap dikeluhkan warga karena memicu sumbatan irigasi saat musim tanam dan rawan meluap hingga merendam sawah saat curah hujan tinggi.
Berdasarkan hasil pemantauan fisik yang dilakukan oleh tim pengawas di lokasi, perkembangan proyek ini menunjukkan progres yang cukup signifikan. Dari total target panjang aliran yang telah direncanakan, pengerjaan yang sudah rampung seratus persen dan tuntas dikerjakan telah mencapai sepanjang 2,5 kilometer. Sementara itu, untuk sisa volume panjang saluran yang belum tersentuh saat ini dipastikan sudah masuk dalam tahap penyelesaian akhir atau finishing oleh para pekerja di lapangan agar fungsi sungai dapat segera dinikmati secara utuh oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M., memberikan perhatian khusus terhadap jalannya proyek ini dan menegaskan komitmen pengawasan penuh dari pihak kecamatan.
"Kami dari pihak kecamatan akan terus mengawal pengerjaan infrastruktur ini hingga benar-benar tuntas. Fasilitas pengairan yang layak adalah hak masyarakat petani yang harus dipenuhi dengan baik," tegas Camat Jombang saat memberikan keterangan di lokasi.
Camat juga menyampaikan apresiasi atas capaian fisik 2,5 kilometer yang sudah diselesaikan oleh pemerintah desa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Nasyihuddin beserta Tim Penyusun RKP Desa. Namun, Camat juga memberikan instruksi tegas terkait sisa volume yang belum rampung.
"Saya instruksikan agar sisa pekerjaan yang kini berada di tahap penyelesaian akhir tetap dikerjakan dengan menjaga kualitas mutu spesifikasi teknis. Jangan asal-asalan hanya mengejar waktu selesai, karena kita butuh bangunan yang memiliki daya tahan jangka panjang agar asas manfaatnya maksimal," tambah Camat Jombang.
Merespons arahan dari pihak kecamatan, Pemerintah Desa Ngampelrejo menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengawasan ketat di sisa waktu pengerjaan agar seluruh target volume selesai tepat waktu. Melalui optimalisasi infrastruktur pengairan yang memadai ini, diharapkan sistem drainase pertanian di wilayah Desa Ngampelrejo akan semakin lancar, mampu meningkatkan intensitas masa tanam para petani, serta pada akhirnya sukses memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat di tingkat desa secara berkelanjutan.