Pawai Obor dan Sholawatan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Lembengan Berlangsung Khidmat dan Kondusif
- 15 Juni 2026
- Dibaca 60 Kali
Bagikan Via:
Pawai Obor dan Sholawatan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H di Lembengan Berlangsung Khidmat dan Kondusif
JEMBER, 15 JUNI 2026 – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tampak begitu terasa di Dusun Klonceng, Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Ratusan warga, santri, dan tokoh masyarakat mengikuti rangkaian kegiatan Pawai Obor dan Sholawatan Bersama yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Raudhotul Ulum Al Ishlah pada Senin (15/6/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB tersebut dipusatkan di halaman Pondok Pesantren Raudhotul Ulum Al Ishlah, Dusun Klonceng, Desa Lembengan. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri sekitar 350 jamaah yang terdiri dari santriwan-santriwati, wali santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Lembengan dan sekitarnya.
Sebelum pelaksanaan sholawatan, para peserta mengikuti Pawai Obor yang mengambil rute dari Lapangan Desa Lembengan menuju Pondok Pesantren Raudhotul Ulum Al Ishlah dengan jarak tempuh kurang lebih satu kilometer. Sepanjang perjalanan, suasana religius dan semangat kebersamaan begitu terasa. Pawai berlangsung tertib berkat pengawalan dari Patroli Strada Polsek Ledokombo yang turut memastikan keamanan dan kelancaran arus peserta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ustad Abdur Rohman dari Jember sebagai penceramah, Kepala Desa Lembengan Moch. Soefijandi, SE., MM., Pengasuh Pondok Pesantren Raudhotul Ulum Al Ishlah Ust. Abdul Qodir, para wali santri, tokoh agama, serta masyarakat Desa Lembengan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Lembengan, Moch. Soefijandi, SE., MM., menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
“Peringatan 1 Muharram menjadi momen introspeksi diri dan evaluasi terhadap amal perbuatan yang telah dilakukan. Semangat hijrah Nabi Muhammad SAW harus menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri dan membangun lingkungan yang aman, harmonis, serta religius. Pemerintah Desa Lembengan mendukung penuh kegiatan keagamaan seperti ini dan berharap dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Raudhotul Ulum Al Ishlah, Ust. Abdul Qodir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, aparat keamanan, pemerintah desa, wali santri, dan masyarakat yang telah berpartisipasi. Semoga kegiatan sholawatan ini menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan memberikan manfaat bagi umat,” ungkapnya.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW yang diikuti seluruh jamaah dengan penuh kekhusyukan. Suara lantunan sholawat menggema di lingkungan pondok pesantren, menciptakan suasana religius yang menenangkan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Pada sesi ceramah agama, Ustad Abdur Rohman menegaskan bahwa Bulan Muharram memiliki makna historis dan spiritual yang sangat penting bagi umat Islam. Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam harus dijadikan momentum untuk memperbaiki kualitas keimanan dan kehidupan sosial.
“Peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah merupakan tonggak sejarah besar dalam Islam yang mengajarkan keberanian, pengorbanan, dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Semangat hijrah harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, yakni berpindah dari kondisi yang kurang baik menuju kondisi yang lebih baik,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menumbuhkan kepedulian sosial melalui semangat berbagi kasih kepada sesama. Menurutnya, berbagi bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan refleksi keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Peringatan Tahun Baru Islam melalui pawai obor dan sholawatan seperti ini memiliki nilai edukatif dan spiritual yang sangat baik. Selain mengingatkan masyarakat tentang makna hijrah, kegiatan ini juga memperkuat silaturahmi, persatuan, dan kebersamaan. Saya mengapresiasi Pondok Pesantren Raudhotul Ulum Al Ishlah, Pemerintah Desa Lembengan, serta seluruh unsur masyarakat yang telah menjaga tradisi keagamaan dengan tertib dan penuh makna,” ujar Camat Ledokombo.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas diri, memperkuat karakter, serta menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan.
Keamanan kegiatan didukung oleh sinergi berbagai unsur pengamanan yang terdiri dari lima personel Polsek Ledokombo, satu personel Koramil Ledokombo, satu personel Satpol PP Kecamatan Ledokombo, serta lima anggota Satlinmas Desa Lembengan. Kehadiran aparat pengamanan tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Dengan berakhirnya rangkaian acara yang ditutup dengan doa bersama, kegiatan Pawai Obor dan Sholawatan Bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Dusun Klonceng, Desa Lembengan, berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai keagamaan dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan keimanan, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.(yus)