Pemcam Sukowono Kawal Penetapan Lokasi Koperasi Merah Putih di Dawuhan Mangli
- 22 April 2026
- Dibaca 170 Kali
Bagikan Via:
Pemcam Sukowono Kawal Penetapan Lokasi Koperasi Merah Putih di Dawuhan Mangli
JEMBER, 22 APRIL 2026 - Pemerintah Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, mengawal langsung proses penetapan lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih melalui Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar di Desa Dawuhan Mangli, Rabu 22 April 2026. Keterlibatan kecamatan bersama unsur Muspika disebut menjadi kunci untuk memastikan keputusan yang diambil berjalan transparan dan tepat sasaran.
Musdes tersebut dihadiri Danramil, Kapolsek, serta perwakilan Pemerintah Kecamatan Sukowono. Hadir pula tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga yang aktif menyampaikan aspirasi terkait titik lokasi pembangunan koperasi.
Dalam forum itu, peserta musyawarah mengemukakan berbagai pertimbangan, mulai dari aksesibilitas, potensi ekonomi sekitar, hingga kemanfaatan jangka panjang bagi warga. Diskusi berlangsung dinamis dan demokratis, mencerminkan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa berbasis kebutuhan riil.
Kasi PMKS Kecamatan Sukowono, Hasan, menegaskan pemerintah kecamatan akan terus mengawal implementasi program tersebut agar sejalan dengan tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Di mana pun lokasi yang disepakati, kami berharap masyarakat bisa menerima dan mendukung. Ini program besar yang harus kita sukseskan bersama,” ujar Hasan.
Ia menambahkan, Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari program nasional yang diarahkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Pemerintah Kecamatan Sukowono juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mempercepat realisasi pembangunan. Dengan telah ditetapkannya lokasi melalui Musdes, proses selanjutnya diharapkan dapat segera berjalan sehingga manfaat koperasi bisa segera dirasakan masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi indikator komitmen pemerintah kecamatan dalam memastikan program strategis nasional benar-benar menyentuh kebutuhan warga di tingkat desa. (rul)