Pemdes Baletbaru Gencarkan Program One Day One Egg, Wujud Nyata Menuju Zero Stunting
- 02 Juni 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
Pemdes Baletbaru Gencarkan Program One Day One Egg, Wujud Nyata Menuju Zero Stunting
JEMBER, 02 JUNI 2026 – Pemerintah Kecamatan Sukowono melalui Desa Baletbaru terus menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting melalui program One Day One Egg. Program tersebut diwujudkan dengan pemberian telur kepada balita dan ibu hamil yang dilaksanakan pada Selasa, 02 Juni 2026 di Kantor Desa Baletbaru, dengan jumlah 32 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran yang berada pada fase penting 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Selain pemerintah desa, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pendamping Desa, perwakilan Pemerintah Kecamatan Sukowono, serta Koordinator BKKBN Kecamatan Sukowono.
Dalam sambutannya, Koordinator BKKBN Kecamatan Sukowono, Prima, menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan telur sesuai dengan tujuan program. Ia berharap telur yang diberikan benar-benar dikonsumsi oleh balita dan ibu hamil sebagai sasaran utama program.
“Telur yang diberikan ini diharapkan dimanfaatkan dengan baik untuk balita dan ibu hamil, bukan untuk anggota keluarga yang lain. Tujuannya adalah meningkatkan asupan gizi pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan, karena masa ini sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prima menjelaskan bahwa stunting bukan hanya berdampak pada tinggi badan anak yang lebih pendek dibandingkan usianya, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan otak dan kemampuan belajar anak di masa depan. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang cukup dan berkualitas.
“Salah satu cara mencegah stunting adalah dengan memperbaiki gizi sasaran, yaitu dengan pemberian makan Telur setiap hari pada sasaran," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Prima juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Baletbaru yang telah menginisiasi sekaligus mengalokasikan anggaran untuk mendukung keberlangsungan kegiatan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan berbagai pihak menjadi kunci penting dalam percepatan penurunan stunting di tingkat desa.
“Terima kasih kepada Pemerintah Desa Baletbaru yang telah menginisiasi kegiatan tersebut dan juga menganggarkannya. Semoga dengan program ini dapat berjalan berkelanjutan dan membawa Desa Baletbaru menuju target Zero Stunting,” ungkapnya.
Melalui program One Day One Egg, Pemerintah Desa Baletbaru berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang serta memperkuat upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan. Program ini menjadi bukti bahwa investasi pada pemenuhan gizi anak dan ibu hamil adalah investasi terbaik untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang. (rul)