Pemdes Gugut Rambipuji Salurkan BLT-DD untuk 33 Keluarga, Utamakan Warga Rentan
- 13 Maret 2026
- Dibaca 234 Kali
Bagikan Via:
Pemdes Gugut Rambipuji Salurkan BLT-DD untuk 33 Keluarga, Utamakan Warga Rentan
JEMBER, 13 MARET 2026 - Pemerintah Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada warga yang masuk kategori keluarga penerima manfaat (KPM).
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026, di Balai Desa Gugut dengan suasana yang cukup ramai. Sejak pagi, masyarakat telah berdatangan menunggu proses pencairan bantuan yang sangat dinantikan.
Balai Desa Gugut tampak dipadati warga yang hadir dengan wajah sumringah dan penuh harap. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah desa dalam membantu masyarakat tergolong rentan miskin agar tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Kepala Desa Gugut, Pusriyanto, menjelaskan bahwa jumlah penerima BLT-DD pada tahun anggaran 2026 mengalami pengurangan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini terkait dengan menurunnya alokasi Dana Desa yang diterima oleh pemerintah desa pada tahun ini.
“Pada tahun anggaran 2025, jumlah penerima BLT-DD di Desa Gugut sebanyak 49 KPM dengan nominal bantuan Rp300 ribu per bulan. Namun pada tahun 2026, jumlah penerima menjadi 33 KPM,” ujar Pusriyanto kepada warga.
Ia menambahkan bahwa besaran bantuan untuk masing-masing KPM juga mengalami penyesuaian. Setiap KPM pada tahun 2026 menerima bantuan sebesar Rp100 ribu per bulan. Meski demikian, untuk tahap pencairan kali ini, bantuan disalurkan sekaligus untuk tiga bulan, yakni Januari hingga Maret 2026. Dengan demikian, masing-masing KPM menerima total Rp300 ribu.
“Penyaluran hari ini diberikan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu Januari sampai Maret. Jadi masing-masing KPM menerima Rp300 ribu,” jelas Pusriyanto.
Pengurangan jumlah penerima maupun besaran bantuan bukan kebijakan desa semata, melainkan menyesuaikan kemampuan anggaran Dana Desa. Pada tahun anggaran 2025, Desa Gugut menerima Dana Desa sebesar Rp1,2 miliar. Tahun ini, alokasi Dana Desa hanya sekitar Rp373 juta.
“Karena Dana Desa turun cukup jauh, kami menyesuaikan berbagai program, termasuk BLT. Kami tetap berupaya agar warga yang benar-benar membutuhkan bisa mendapatkan bantuan,” tambahnya.
Pusriyanto menegaskan, penentuan penerima BLT-DD telah melalui musyawarah desa dan verifikasi data agar tepat sasaran. Pemerintah desa bersama perangkat dan unsur masyarakat melakukan pendataan terhadap warga yang tergolong rentan miskin.
Proses dilakukan secara terbuka dan transparan untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Beberapa warga penerima bantuan mengaku bersyukur masih menerima bantuan meski nominalnya lebih kecil dibanding tahun sebelumnya. Bantuan tersebut biasanya digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan dapur lainnya.
Penyaluran BLT-DD berlangsung tertib, dengan warga dipanggil satu per satu sesuai daftar penerima. Pemerintah Desa Gugut berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga rentan miskin.
Program BLT-DD merupakan salah satu bentuk kebijakan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi.
Selain itu, pemerintah desa terus berupaya menjalankan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat meski dengan keterbatasan anggaran.
Pendataan sosial ekonomi masyarakat juga dilakukan secara berkala agar bantuan dapat tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan oleh warga yang membutuhkan. (sai)