logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Pemdes Sumberpakem Libatkan Tokoh Dusun dalam Rembuk Stunting 2026

  • 22 Oktober 2026
  • Dibaca 294 Kali
Bagikan Via:
pemdes-sumberpakem-libatkan-tokoh-dusun-dalam-rembuk-stunting-2026-20261022

Pemdes Sumberpakem Libatkan Tokoh Dusun dalam Rembuk Stunting 2026

JEMBER, 22 OKTOBER 2026 – Pemerintah Desa Sumberpakem, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, menggelar rembuk stunting pada Kamis, 22 Oktober 2026, sebagai upaya memperkuat pencegahan dan penanganan stunting melalui perencanaan program yang melibatkan unsur pemerintah desa dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam merumuskan langkah bersama untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di tingkat desa.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sumberpakem, para kepala dusun (kasun), perwakilan tokoh masyarakat dari enam dusun, yakni Dusun Krajan I, Krajan II, Karangduren, Karangtengah, Karangsuno, dan Pandian, serta pendamping desa. Dari pihak Kecamatan Sumberjambe, Horyakin, S.T., selaku Kasi Pemerintahan dan Trantib, hadir mewakili kecamatan. Camat Sumberjambe, Umar Faroek, S.P., yang akrab disapa Faroek, belum dapat menghadiri kegiatan tersebut karena menjalankan agenda lain di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember.

Rembuk stunting merupakan forum musyawarah untuk membahas persoalan stunting, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, serta menyepakati usulan kegiatan pencegahan dan penanganan yang dapat dilaksanakan sesuai kondisi desa. Forum ini juga menjadi sarana menyelaraskan kebutuhan kesehatan masyarakat dengan perencanaan pembangunan desa.

Melalui pembahasan bersama, pemerintah desa dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Upaya tersebut mencakup pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang tepat, pemantauan pertumbuhan balita, serta peningkatan kesadaran keluarga terhadap kesehatan ibu dan anak.

Keterlibatan tokoh masyarakat dan para kepala dusun menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Perwakilan dari Dusun Krajan I, Krajan II, Karangduren, Karangtengah, Karangsuno, dan Pandian diharapkan dapat membantu menyampaikan kebutuhan warga di lingkungan masing-masing sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjalankan program kesehatan.

Horyakin, S.T., yang hadir mewakili Kecamatan Sumberjambe, turut mengikuti kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap koordinasi pemerintah kecamatan dan pemerintah desa. Sinergi antarpihak diperlukan agar upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga mendapat dukungan dari pemerintah desa, keluarga, dan masyarakat.

Rembuk stunting juga berkaitan dengan proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa, yakni dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang memuat prioritas program dan kegiatan desa. Melalui forum ini, usulan penanganan stunting dapat dibahas agar kebutuhan kesehatan masyarakat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan sesuai prioritas dan kemampuan anggaran desa.

Sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., penguatan pembangunan sumber daya manusia perlu didukung melalui upaya peningkatan kesehatan masyarakat sejak usia dini. Pencegahan stunting menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Melalui rembuk stunting ini, Pemerintah Desa Sumberpakem diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam merencanakan program yang tepat sasaran, meningkatkan kepedulian keluarga terhadap kesehatan anak, serta mendorong keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat dari enam dusun tersebut, upaya pencegahan stunting diharapkan mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Jember. (wd)

Galeri Foto