Pemkab Jember Gelar Asistensi Implementasi SAKIP Bersama Akademisi UGM
- 05 Mei 2026
- Dibaca 117 Kali
Bagikan Via:
Pemkab Jember Gelar Asistensi Implementasi SAKIP Bersama Akademisi UGM
JEMBER, 5 MEI 2026 — Pemerintah Kabupaten Jember menggelar kegiatan asistensi implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang berdampak
Asistensi tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, 4 hingga 5 Mei 2026, mulai pukul 08.30. Bertempat di Aula Bawah Pemkab Jember, kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten, yaitu Prof. Mudrajad Kuncoro, Ph.D dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, yang memberikan pemaparan sekaligus pendampingan teknis terkait implementasi SAKIP.
Kegiatan asistensi hari pertama diikuti oleh sejumlah perangkat daerah strategis di lingkungan Pemkab Jember, di antaranya Dinas Kesehatan, pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, dan Tim SAKIP Kabupaten Jember.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan mekanisme pemaparan implementasi SAKIP oleh perangkat daerah yang kemudian dilanjutkan dengan mendiskusikan hasil analisis kelemahan sistemik terhadap SAKIP Kabupaten dan SAKIP PD. Narasumber menekankan seluruh Perangkat Daerah untuk mengetahui Value of Money dari Program. Tujuannya agar setiap Perangkat daerah mampu mengukur dampak dari program yang dilaksanakan, sehingga tidak berhenti pada penyelesaian kegiatan dan anggaran terserap, tetapi bagaimana program tersebut memberikan dampak ekonomi maupun dampak pada kesejahteraan rakyat. Narasumber juga menyampaikan, kunci untuk mengakselerasi penerapan SAKIP menuju SAKIP Jember berkategori A, Semua Perangkat Daerah wajib merubah strategi berorientasi impact / outcome bukan hanya output.
Pada asistensi hari kedua dihadiri oleh Camat dan Perencana kecamatan dengan materi utama Analisis peta kemiskinan , bedah masalah kemiskinan dan intervensi yang diperlukan berdasarkan karakteristik potensi, Indeks Desa Membangun (IDM), serta tingkat kemiskinannya. Pada sesi ini disampaikan kolaborasi Lintas OPD, dan strategi yang dibutuhkan. Dampak yang diharapkan adalah terselesaikan kemiskinan ekstrim, meningkatnya kemandirian desa, dan mengembangkan potensi ekonomi desa. Dampak yang dihasilkan merupakan bukti penerapan SAKIP yang nyata.
Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Jember bersinergi dengan Inspektorat Kabupaten Jember bertindak sebagai penyelenggara kegiatan ini, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan acara. Kepala Bagian Organisasi Setda Jember, Ibu Penny Artha Medya, SE., Ak, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas implementasi SAKIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.
Melalui kegiatan asistensi ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap dapat memperkuat kapasitas perangkat daerah dalam menerapkan SAKIP secara optimal. Dengan demikian, peningkatan kualitas akuntabilitas kinerja diharapkan berdampak pada peningkatan pelayanan publik serta kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah. (Zee)