Pemkab Jember Kerahkan Relawan Kemiskinan untuk Verifikasi Ulang Data Desil 2, Sasar Ketepatan Sasaran Program
- 05 Mei 2026
- Dibaca 182 Kali
Bagikan Via:
Pemkab Jember Kerahkan Relawan Kemiskinan untuk Verifikasi Ulang Data Desil 2, Sasar Ketepatan Sasaran Program
JEMBER, 04 MEI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan program verifikasi dan validasi (verval) ulang data kemiskinan dengan mengerahkan relawan pengentasan kemiskinan untuk memeriksa satu per satu kondisi warga berdasarkan data desil yang ada.
Program ini difokuskan pada desil 2 dan seterusnya, guna memastikan bahwa bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah benar-benar tepat sasaran.
Pengerahan ralawan pengentasan kemiskinan bersamaan dengan peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini yang secara serentak di tiga wilayah, yakni Kecamatan Tanggul, Mayang, dan Jombang. Peresmian berpusat di Kantor Kecamatan Tanggul pada Senin, 04 Mei 2026 oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.
Gus Fawait menegaskan bahwa kemiskinan merupakan persoalan mendasar yang belum tuntas ditangani dalam satu dekade terakhir dan memerlukan pendekatan yang tidak konvensional atau out of the box.
Salah satu langkah awal yang dianggap krusial adalah membenahi akurasi data, karena program sebesar apapun akan sia-sia jika penerimanya tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
"Jangan sampai yang desil dua masuk ke desil tujuh, atau sebaliknya. Kita harus mulai dari pendataan yang benar," ujar Bupati di hadapan para relawan dan pendamping PKH yang hadir dalam acara peluncuran tersebut.
Sebelumnya, Pemkab Jember telah menggerakkan seluruh ASN lintas eselon untuk turun langsung ke lapangan melakukan pendataan awal. Kini, para relawan kemiskinan ditugaskan sebagai garda terdepan untuk mengecek dan mengonfirmasi kebenaran data desil secara door-to-door.
Mereka akan bersinergi dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini telah aktif mendampingi keluarga kurang mampu di seluruh penjuru Jember.
Bupati menyampaikan apresiasi atas kinerja PKH yang dinilai sudah baik selama ini, dan menegaskan bahwa kehadiran relawan kemiskinan bukan untuk menggantikan, melainkan memperkuat kapasitas pendampingan yang sudah ada.
Target jangka panjang yang diusung adalah penurunan angka kemiskinan secara signifikan dalam lima tahun ke depan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan zero kemiskinan ekstrem secara nasional, termasuk di Kabupaten Jember. (rou)