Pemkab Jember Perkuat Komitmen Melalui Penyaluran Insentif Guru Ngaji
- 13 April 2026
- Dibaca 132 Kali
Bagikan Via:
Pemkab Jember Perkuat Komitmen Melalui Penyaluran Insentif Guru Ngaji
JEMBER, 13 APRIL 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan keagamaan dengan menyalurkan insentif bagi guru ngaji di Kecamatan Arjasa.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026, bertempat di Kantor Kecamatan Arjasa mulai pukul 09.00 hingga 10.15 WIB. Sebanyak kurang lebih 37 guru ngaji dari berbagai desa hadir sebagai penerima insentif yang telah diprogramkan oleh pemerintah daerah. Suasana kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Program insentif ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan kesejahteraan para pendidik keagamaan nonformal yang selama ini memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda. Guru ngaji dinilai sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai moral, etika, serta ajaran agama kepada anak-anak sejak usia dini.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Jember, Camat Arjasa, Andri Purnomo, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap para guru ngaji yang selama ini berperan besar dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Program insentif ini adalah bentuk komitmen Pemkab Jember dalam memberikan dukungan kepada para guru ngaji. Peran mereka sangat strategis dalam membangun moral dan spiritual masyarakat” , ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga keberlanjutan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para penerima. Selain itu, program ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi para guru ngaji untuk terus mengabdi dengan penuh dedikasi.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya para guru ngaji. Dengan adanya interaksi langsung tersebut, diharapkan aspirasi dan kebutuhan para guru ngaji dapat lebih mudah tersampaikan kepada pemerintah.
Dengan adanya program ini, Pemkab Jember berharap tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang religius, berkarakter, serta memiliki daya saing yang baik di masa depan. (bhi)