Penanaman Pohon Mangrove di Pantai Cemara dalam rangka HUT TNI ke-81, 50 Siswa SMP Negeri 3 Puger Ikut Jaga Masa Depan Pesisir
- 10 September 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Penanaman Pohon Mangrove di Pantai Cemara dalam rangka HUT TNI ke-81, 50 Siswa SMP Negeri 3 Puger Ikut Jaga Masa Depan Pesisir
JEMBER, 10 SEPTEMBER 2026 - Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian prajurit kepada bangsa. Hari ini, Kamis 10 September 2026 di kawasan pesisir, Kabupaten Jember, peringatan tersebut juga diwarnai aksi nyata menjaga lingkungan melalui gerakan penanaman pohon mangrove.
Sebanyak 50 siswa SMP Negeri 3 Puger turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pelajar menjadi warna tersendiri dalam aksi penghijauan yang tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak usia sekolah.
Para siswa datang dengan semangat mengikuti rangkaian kegiatan penanaman. Dengan tangan mereka sendiri, bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir. Bagi sebagian siswa, kegiatan tersebut mungkin menjadi pengalaman sederhana, tetapi setiap bibit yang ditanam membawa pesan besar tentang masa depan lingkungan.
Mangrove memiliki peran penting bagi kawasan pesisir. Selain membantu menjaga ekosistem pantai, keberadaan mangrove juga menjadi habitat berbagai jenis biota serta membantu melindungi garis pantai dari ancaman abrasi. Karena itu, keterlibatan generasi muda dalam gerakan penanaman mangrove dinilai penting agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Kepala SMP Negeri 3 Puger, Mohammad Solikin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya karena para siswa mendapat kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan lingkungan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi dilibatkannya 50 siswa SMP 3 Puger dalam kegiatan penanaman mangrove ini. Bagi anak-anak, pengalaman seperti ini sangat berarti karena mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar secara langsung bagaimana menjaga dan mencintai lingkungan,” ujar Mohammad Solikin.
Menurutnya, pendidikan lingkungan perlu diberikan melalui pengalaman nyata. Ketika siswa secara langsung menanam dan merawat pohon, mereka dapat memahami bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan konsistensi.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan, khususnya ekosistem pesisir Puger. Apa yang mereka tanam hari ini mudah-mudahan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan di masa mendatang,” lanjutnya.
Keterlibatan pelajar dalam aksi penanaman mangrove pada momentum HUT ke-81 TNI Tahun 2026 tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran di luar sekolah. Para siswa diajak melihat secara langsung kondisi kawasan pesisir dan memahami bahwa kelestarian lingkungan memiliki hubungan erat dengan kehidupan masyarakat.
Momentum HUT ke-81 TNI pun menjadi semakin bermakna ketika semangat pengabdian diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat jangka panjang. Penanaman pohon mangrove bukan hanya tentang berapa banyak bibit yang ditanam pada satu hari, melainkan tentang bagaimana pohon-pohon tersebut dapat tumbuh, dirawat, dan kelak menjadi pelindung kawasan pesisir. (puja)