logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

Penerbangan Jember–Surabaya Kembali Mengudara, Buka Gerbang Investasi dan Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

  • 01 Juni 2026
  • Dibaca 58 Kali
Bagikan Via:
penerbangan-jember-surabaya-kembali-mengudara-buka-gerbang-investasi-dan-perkuat-sinergi-pembangunan-daerah-20260601

Penerbangan Jember–Surabaya Kembali Mengudara, Buka Gerbang Investasi dan Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

JEMBER, 01 JUNI 2026 – Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Jember dengan dibukanya kembali rute penerbangan Jember–Surabaya pulang-pergi (PP). Peresmian pembukaan kembali jalur transportasi udara tersebut berlangsung di Bandara Noto Hadinegoro Jember, Senin 01 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.

Mengusung tema “Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Sinergi Bersama Organisasi Kemasyarakatan dalam Mendukung Penerbangan Kembali Jember–Surabaya PP”, kegiatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, legislatif, aparat keamanan, dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Hadir dalam acara tersebut Anggota DPR RI Gus Rivqy Abdul Halim, Presiden Direktur Lion Air Group Daniel Putut Adi Kuncoro, Bupati Jember Muhammad Fawait, Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra, Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Pembukaan kembali rute penerbangan ini disambut antusias berbagai pihak karena dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas Jember dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa keberadaan transportasi udara memiliki peran penting dalam meningkatkan daya saing daerah. Menurutnya, kemudahan aksesibilitas menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan investor, pelaku usaha, hingga wisatawan sebelum menentukan tujuan investasi maupun kunjungan.

“Jember memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pendidikan, kesehatan hingga pariwisata. Dengan terbukanya kembali jalur penerbangan ini, akses menuju Jember menjadi lebih cepat sehingga peluang investasi dan kunjungan wisata semakin terbuka,” ujar Fawait.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui berbagai terobosan pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik. Kehadiran kembali penerbangan Jember–Surabaya diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Presiden Direktur Lion Air Group Daniel Putut Adi Kuncoro menyampaikan komitmennya untuk mendukung konektivitas antardaerah melalui layanan transportasi udara yang aman dan nyaman. Menurutnya, Jember memiliki potensi pasar yang besar sehingga layak menjadi salah satu tujuan penerbangan yang strategis di Jawa Timur.

Dukungan terhadap dibukanya kembali penerbangan tersebut juga datang dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jember. Di tempat terpisah, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember Lingga Diputra, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas kembali beroperasinya rute Jember–Surabaya yang dinilai akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi daerah.

Menurut Lingga, Surabaya sebagai ibu kota Provinsi Jawa Timur merupakan pusat bisnis, perdagangan, dan industri yang memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas perekonomian di berbagai daerah, termasuk Jember.

“Dibukanya kembali penerbangan Jember–Surabaya menjadi langkah strategis dalam membuka pintu investasi yang lebih luas bagi Kabupaten Jember. Mobilitas pelaku usaha akan semakin mudah dan cepat sehingga transformasi bisnis dari Surabaya menuju Jember maupun sebaliknya dapat berlangsung lebih efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan konektivitas juga akan memperkuat sinergi pembangunan antarwilayah serta mendukung berbagai program pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kabupaten Jember, Mega Wulandari, S.STP., M.M., turut menyampaikan apresiasi atas kembali dibukanya jalur penerbangan tersebut.

Menurut Mega, keberadaan transportasi udara akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan iklim investasi di Kabupaten Jember. Waktu tempuh yang lebih singkat akan menjadi nilai tambah bagi para investor dan pelaku usaha yang membutuhkan efisiensi dalam menjalankan aktivitas bisnis.

“Arus perjalanan bisnis kini semakin diperpendek. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Kabupaten Jember karena dapat meningkatkan daya tarik investasi sekaligus memperkuat posisi Jember sebagai salah satu daerah yang potensial untuk pengembangan usaha di Jawa Timur,” katanya.

Lebih jauh, Mega menilai keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembukaan kembali rute penerbangan ini mencerminkan semangat gotong royong yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai elemen strategis lainnya menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pembukaan kembali rute penerbangan Jember–Surabaya tidak hanya menjadi kabar baik bagi dunia usaha dan investasi, tetapi juga bagi masyarakat luas. Kehadiran layanan transportasi udara tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, memperluas peluang ekonomi, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, serta memperkuat posisi Kabupaten Jember sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Jawa Timur. (but)

Galeri Foto