logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Kesejahteraan Rakyat

Penerima Honorarium Apresiasi Program Pemerintah untuk Guru Ngaji dan P3N

  • 12 Maret 2026
  • Dibaca 150 Kali
Bagikan Via:
penerima-honorarium-apresiasi-program-pemerintah-untuk-guru-ngaji-dan-p3n-20260314

Penerima Honorarium Apresiasi Program Pemerintah untuk Guru Ngaji dan P3N

JEMBER, 12 MARET 2026 – Para penerima honorarium guru ngaji Muslim, guru kitab suci non-Muslim, serta Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, menyambut positif program pemberian honorarium dari Pemerintah Kabupaten Jember yang disalurkan pada Kamis, 12 Maret 2026.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para tokoh agama dan petugas pelayanan masyarakat yang selama ini aktif membina kehidupan sosial dan keagamaan warga di tingkat desa.

Kegiatan penyaluran honorarium yang berlangsung di balai Desa Gambirono tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para penerima bantuan dari berbagai unsur tokoh keagamaan.

Kepala Desa Gambirono, Budi, menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para tokoh agama untuk terus memberikan pembinaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan desa.

“Para guru ngaji, guru kitab suci non-Muslim, serta P3N memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis. Melalui program ini kami berharap mereka semakin semangat dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat," ujar Budi.

Program honorarium tersebut merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember yang digagas oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, sebagai bentuk penghargaan kepada para tokoh agama yang selama ini aktif berperan dalam pembinaan masyarakat.

Salah satu penerima honorarium, Samsul, mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap para guru ngaji dan tokoh agama di tingkat desa. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian para pengajar agama yang selama ini membimbing masyarakat.

“Kami merasa sangat diperhatikan oleh pemerintah. Honorarium ini memang tidak hanya soal bantuan, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian kami dalam mengajar dan membimbing masyarakat,” ujar Samsul.

Ia juga berharap program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga para guru ngaji dan tokoh agama semakin termotivasi dalam memberikan pendidikan keagamaan kepada generasi muda.

Dengan adanya program tersebut, para penerima honorarium berharap perhatian pemerintah terhadap tokoh agama di tingkat desa dapat terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan moral serta menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Kabupaten Jember. (bhi)

Galeri Foto