logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

Penyaluran Bantuan Pangan Jember 2026 Meningkat Tajam, Jumlah Penerima Naik hingga 144 Persen di Sejumlah Kecamatan

  • 04 April 2026
  • Dibaca 293 Kali
Bagikan Via:
penyaluran-bantuan-pangan-jember-2026-meningkat-tajam-jumlah-penerima-naik-hingga-144-persen-di-sejumlah-kecamatan-20260406

Penyaluran Bantuan Pangan Jember 2026 Meningkat Tajam, Jumlah Penerima Naik hingga 144 Persen di Sejumlah Kecamatan

JEMBER, 04 APRIL 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPP) bergerak cepat memastikan jaring pengaman sosial tepat sasaran. Langkah strategis ini diawali dengan menggelar Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026 yang berlangsung di Aula Bulog Jember pada Rabu, 01 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum krusial mengingat adanya lonjakan signifikan jumlah penerima manfaat pada tahun ini. Sosialisasi dipimpin oleh Tenaga Fungsional Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda, Ujianto, bersama Tenaga PPPK Penata Layanan Operasional, Ragil.

Fokus utama pertemuan tersebut adalah membedah mekanisme distribusi secara mendalam agar bantuan sampai ke tangan Penerima Bantuan Pangan (PBP) tanpa hambatan administratif maupun kendala lapangan.

Pada tahun anggaran 2026, pagu Bantuan Pangan Kabupaten Jember mencatatkan angka yang cukup besar yakni mencapai 390.744 PBP. Dalam skema penyaluran ini, setiap keluarga penerima manfaat berhak mendapatkan bantuan berupa beras sebanyak 10 kilogram per bulan dan minyak goreng sebanyak 2 liter per bulan.

Jika dikalkulasikan untuk alokasi dua bulan sekaligus, yaitu Februari dan Maret, Pemerintah Kabupaten Jember akan mendistribusikan total 7.814.880 kilogram beras dan 1.562.976 liter minyak goreng. Volume penyaluran ini mencerminkan kenaikan drastis sebesar 93,23 persen dibandingkan dengan pagu bantuan pada tahun 2025.

Data teknis menunjukkan bahwa kenaikan jumlah PBP terjadi secara masif di beberapa titik strategis. Kecamatan Puger mencatat kenaikan tertinggi sebesar 144,90 persen, disusul oleh Kecamatan Sumbersari sebesar 137,25 persen.

Lonjakan serupa juga terlihat di Kecamatan Jenggawah sebesar 131,95 persen dan Kecamatan Silo sebesar 130,36 persen. Selain wilayah tersebut, kenaikan signifikan juga tercatat di wilayah Kecamatan Bangsalsari, Sumberbaru, dan Tanggul, yang menuntut koordinasi lebih solid dalam proses distribusinya.

Selain memaparkan data teknis, sosialisasi ini menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai kendala yang sempat muncul pada periode sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen merumuskan solusi perbaikan agar pelaksanaan tahun ini berjalan lebih optimal, tertib administrasi, serta menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas.

Dalam arahannya, Ujianto menegaskan bahwa seluruh proses distribusi wajib berpedoman pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional. Ia berharap sinergi antarpetugas dapat meminimalisasi potensi permasalahan di lapangan.

"Kami berharap melalui sosialisasi ini, seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme penyaluran. Tujuan utama kita adalah memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak sesuai dengan aturan yang berlaku," tegas Ujianto, dikutip Sabtu, 04 April 2026.

Melalui penguatan koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis penyaluran bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 akan memberikan manfaat nyata. Langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah, tetapi juga efektif meringankan beban ekonomi warga Jember di tengah dinamika yang ada. (div)

Galeri Foto