logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jombang

Penyaluran PKH Plus di Pendopo Jombang Tuntas, 79 Lansia Terima Bantuan Tunai

  • 17 Juni 2026
  • Dibaca 41 Kali
Bagikan Via:
penyaluran-pkh-plus-di-pendopo-jombang-tuntas-79-lansia-terima-bantuan-tunai-20260619

Penyaluran PKH Plus di Pendopo Jombang Tuntas, 79 Lansia Terima Bantuan Tunai

JEMBER, 17 JUNI 2026 - Pemerintah daerah kembali mewujudkan komitmen perlindungan sosial melalui penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus yang diprioritaskan bagi kelompok masyarakat rentan.

Bertempat di Pendopo Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Rabu 17 Juni 2026, sebanyak 79 warga lanjut usia (lansia) secara resmi menerima pencairan dana tunai tahap ini.

Bantuan ini disalurkan langsung guna membantu pemenuhan kebutuhan pokok harian mereka, mendukung kehidupan yang lebih layak, serta mendorong kemandirian ekonomi bagi kelompok masyarakat yang tergolong non-produktif di wilayah pedesaan.

Menanggapi pelaksanaan kegiatan ini, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (Kasi PMKS) Kecamatan Jombang, Nivia Hertiana, S.AB., menyampaikan bahwa penyaluran PKH Plus merupakan bukti kehadiran negara dalam menjaga jaring pengaman sosial bagi warga yang paling membutuhkan, khususnya para lansia.

Pihaknya memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip utama: Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, dan Tepat Waktu, agar manfaat bantuan dapat langsung dirasakan dan berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.

“Bantuan senilai Rp500.000 per tahap ini diserahkan secara khusus kepada para lansia berusia di atas 70 tahun yang telah terdaftar secara resmi dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS,” jelasnya.

Proses penyaluran dilaksanakan secara tertib dan administratif oleh PT Bank Jatim (Perseroda) selaku mitra kerja pemerintah, didampingi oleh tenaga pendamping sosial kecamatan. Setiap tahapan diawasi ketat guna memastikan kesesuaian dokumen kependudukan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Petugas juga melakukan verifikasi mendalam terhadap Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) asli milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sebagai bentuk komitmen menjaga akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran negara.

Hatma, salah satu lansia penerima manfaat, mengaku bakal menggunakan uang bantuan ini langsung untuk membeli kebutuhan pokok, seperti beras dan minyak goreng.

“Sisanya saya simpan untuk keperluan mendesak di rumah. Ini sangat membantu sekali untuk menyambung kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkap Mbah Hatma, sapaan dia, usai menyelesaikan proses administrasi keuangan di lokasi kegiatan.

Tim pendamping PKH Kecamatan Jombang menjelaskan bahwa seluruh 79 penerima manfaat di wilayah tersebut telah melalui proses pemutakhiran data secara berkala dan cermat.

Validasi data ini dilakukan secara rutin untuk mencegah terjadinya ketidaktepatan sasaran, seperti data ganda, penerima yang sudah meninggal dunia, atau ketidaksesuaian kriteria penerima bantuan di tingkat desa.

Penyesuaian data dinilai sangat penting mengingat dinamika kependudukan di tingkat desa berubah dengan cukup cepat dari waktu ke waktu.

Galeri Foto