logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Perjuangan Menjangkau Balita di Wilayah Sulit Akses demi Tumbuh Kembang yang Optimal

  • 14 Juli 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
perjuangan-menjangkau-balita-di-wilayah-sulit-akses-demi-tumbuh-kembang-yang-optimal-20260714

Perjuangan Menjangkau Balita di Wilayah Sulit Akses demi Tumbuh Kembang yang Optimal

JEMBER, 13 JULI 2026 – Jalan yang sempit, menanjak, dan harus dilalui dengan penuh kehati-hatian tidak menyurutkan langkah tenaga kesehatan untuk memastikan setiap anak memperoleh pemantauan kesehatan. Bagi sebagian keluarga di wilayah dengan akses yang sulit, membawa balita ke fasilitas kesehatan bukanlah perkara mudah. Kondisi inilah yang mendorong tenaga kesehatan mendatangi langsung rumah warga agar tumbuh kembang anak tetap terpantau.

Pada Senin, 13 Juli 2026, tim tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk menyusuri medan yang cukup menantang untuk menjangkau rumah balita yang memerlukan pemantauan kondisi tumbuh kembang. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan, sehingga anak tetap memperoleh pemeriksaan meskipun tinggal di lokasi yang relatif jauh.

Setibanya di rumah balita, tenaga kesehatan melakukan serangkaian pemeriksaan, mulai dari pengukuran berat badan, tinggi badan, hingga penilaian kondisi tumbuh kembang anak. Selain itu, orang tua juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemantauan pertumbuhan secara berkala, serta pola pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak sesuai usianya.

Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Jelbuk, Warda Arumsari, S.K.M., M.Kes., mengatakan bahwa kunjungan rumah menjadi salah satu upaya agar masyarakat yang memiliki keterbatasan akses tetap memperoleh pelayanan kesehatan.

“Kami melakukan kunjungan rumah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bersama tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Jelbuk. Salah satu tantangan dalam pelaksanaan kunjungan ini adalah akses jalan yang masih cukup sulit. Pada kesempatan tersebut, kami melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, serta menilai kondisi tumbuh kembang anak. Pemantauan secara rutin penting dilakukan agar apabila ditemukan risiko gangguan pertumbuhan, pendampingan dan edukasi kepada keluarga dapat segera diberikan," ujar Warda.

Melalui kunjungan tersebut, keluarga balita tidak hanya memperoleh pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung mengenai kondisi anak serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa masih ada masyarakat yang menghadapi tantangan dalam mengakses layanan kesehatan akibat kondisi geografis dan medan yang tidak mudah dilalui. Meski demikian, kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan setiap anak tetap memperoleh pemantauan kesehatan secara berkala. Dengan demikian, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal sebagai generasi penerus yang sehat. (ken)

Galeri Foto