logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

Perkuat Basis Data, DKPPP Jember Lakukan Monev IB dan Profiling Ternak Babi

  • 01 Mei 2026
  • Dibaca 129 Kali
Bagikan Via:
perkuat-basis-data-dkppp-jember-lakukan-monev-ib-dan-profiling-ternak-babi-20260502

Perkuat Basis Data, DKPPP Jember Lakukan Monev IB dan Profiling Ternak Babi

JEMBER, 01 MEI 2026 – Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember terus memperkuat basis data sektor peternakan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaporan Inseminasi Buatan (IB), kelahiran ternak, serta profiling ternak babi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026 di wilayah kerja Puskeswan Gumukmas dan Puskeswan Kencong, serta beberapa peternakan babi di Kecamatan Umbulsari dan Semboro.

Kegiatan tersebut melibatkan tim Bidang Peternakan DKPPP Kabupaten Jember bersama petugas Puskeswan Gumukmas dan Puskeswan Kencong. Selain melakukan evaluasi pelaporan IB dan kelahiran, tim juga turun langsung ke lapangan untuk melakukan profiling ternak babi di sejumlah lokasi peternakan rakyat.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa koordinasi dalam pengumpulan dan validasi data peternakan di kedua wilayah Puskeswan telah berjalan dengan baik. Pelaporan IB oleh petugas dinilai cukup optimal, meskipun pelaporan kelahiran ternak masih perlu ditingkatkan guna mendukung akurasi data populasi ternak.

Di sisi lain, hasil profiling ternak babi di tiga lokasi menunjukkan bahwa sebagian besar usaha peternakan masih berada pada skala kecil dan mikro. Sistem pemeliharaan yang diterapkan pun bervariasi, mulai dari intensif, semi intensif, hingga tradisional. Dalam hal pemasaran, peternak masih bergantung pada jasa pengepul.

Petugas Puskeswan Gumukmas, drh. Nanik Ariyani, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat data sekaligus mendekatkan layanan kepada peternak.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk validasi data, tetapi juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan peternak. Kami melihat masih perlunya peningkatan pelaporan kelahiran serta pendampingan berkelanjutan agar usaha peternakan bisa berkembang lebih baik,” ujarnya pada 29 April 2026.

Sementara itu, para peternak juga menyampaikan harapan adanya pendampingan dari pemerintah, baik dalam bentuk pembinaan teknis maupun inisiasi pembentukan kelompok peternak guna memperkuat kelembagaan usaha.

Selama bulan April 2026, Bidang Peternakan bersama seluruh petugas Puskeswan se-Kabupaten Jember telah melakukan profiling untuk pemutakhiran data ternak babi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 638 ekor ternak babi yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kencong, Umbulsari, Jombang, dan Semboro.

Kegiatan profiling ini bertujuan untuk menyediakan data yang akurat, lengkap, dan mutakhir sebagai dasar perumusan kebijakan serta langkah pencegahan dan pengendalian penyakit hewan menular strategis yang berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kualitas data peternakan di Kabupaten Jember semakin meningkat sehingga mampu mendukung perencanaan program yang tepat sasaran serta meningkatkan kesejahteraan peternak di daerah.(ran)

Galeri Foto