Perkuat Ekonomi Mikro dari Bawah, Disnaker Jember Gelar Pelatihan Branding dan Pemasaran Online bagi Pelaku IKM
- 24 Juni 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Perkuat Ekonomi Mikro dari Bawah, Disnaker Jember Gelar Pelatihan Branding dan Pemasaran Online bagi Pelaku IKM
Jember, 25 JUNI 2026 – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember resmi membuka kegiatan Pelatihan Branding dan Pemasaran Online yang diselenggarakan pada Rabu, 24 Juni 2026, bertempat di Ballroom Hotel Bintang Mulia, Jember. Pelatihan ini menyasar masyarakat yang tergolong dalam Desil 1 dan Desil 2, termasuk kelompok penyandang disabilitas, sebagai upaya nyata pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat rentan melalui penguatan kapasitas pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguatan ekonomi mikro sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional.
"Apabila ekonomi mikro kita sudah kuat, insyaallah ekonomi makro tidak akan mudah tergoyahkan dalam menjaga ketahanan ekonomi negara. Harapan kami kepada Bapak dan Ibu selaku pelaku usaha, selaku IKM, agar dapat memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya sebagai bekal dalam mengembangkan usaha di era digital," ujar Indra Tri Purnomo.
Lebih lanjut, beliau juga mendorong para peserta untuk tidak ragu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, khususnya dalam hal pemasaran berbasis daring. Menurutnya, penguasaan strategi branding dan pemasaran online merupakan kunci daya saing pelaku IKM di tengah persaingan pasar yang semakin terbuka.
"Peluang pasar digital sangat luas. Kami berharap pelatihan ini menjadi titik awal bagi pelaku usaha kecil di Kabupaten Jember untuk naik kelas dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional," tambahnya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan dan kewirausahaan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih. Melalui pembekalan keterampilan branding dan strategi pemasaran digital, peserta diharapkan mampu meningkatkan omzet usaha sekaligus memperluas jaringan pasar secara mandiri dan berkelanjutan. (awh)