logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Perkuat Sinergi Penanganan Titik Rawan Kecelakaan, Kecamatan Kaliwates Dukung Satlantas Gelar Analisa Blackspot

  • 25 Mei 2026
  • Dibaca 52 Kali
Bagikan Via:
perkuat-sinergi-penanganan-titik-rawan-kecelakaan-kecamatan-kaliwates-dukung-satlantas-gelar-analisa-blackspot-20260526

Perkuat Sinergi Penanganan Titik Rawan Kecelakaan, Kecamatan Kaliwates Dukung Satlantas Gelar Analisa Blackspot

JEMBER, 25 MEI 2026 - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember menggelar kegiatan analisa blackspot atau titik rawan kecelakaan lalu lintas di Jalan Kenanga VI, RW 23 Lingkungan Ledok Kebon Lor, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Senin 25 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah evaluasi dan penanganan terhadap tingginya angka kecelakaan yang terjadi di kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Analisa blackspot dilaksanakan bersama sejumlah instansi lintas sektor sebagai bagian dari upaya memperkuat keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut melibatkan Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jawa Timur, Dinas Perhubungan, Dinas PU Bina Marga dan SDA, Dinas Kesehatan, PT Jasa Raharja, Bappeda Kabupaten Jember, serta Pemerintah Kecamatan Kaliwates.

Tim gabungan melakukan peninjauan langsung di lokasi guna mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, minimnya sarana keselamatan lalu lintas, hingga perilaku pengendara yang dinilai masih kurang disiplin.

Kasatlantas Polres Jember bersama tim evaluasi menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam kegiatan tersebut. Tingginya angka kecelakaan di kawasan Jalan Kenanga VI menjadi perhatian serius karena hingga akhir Mei 2026 tercatat sudah empat korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut.

Selain melakukan peninjauan lapangan, tim juga menggelar koordinasi bersama lima pilar keselamatan lalu lintas guna menyamakan persepsi terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing instansi dalam penanganan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jember.

Dalam hasil evaluasi, sejumlah rekomendasi strategis disepakati bersama. Di antaranya peningkatan perhatian terhadap sarana dan prasarana keselamatan jalan, pemasangan rambu lalu lintas, peningkatan penerangan jalan umum, hingga pelaksanaan rekayasa lalu lintas di kawasan rawan kecelakaan.

Tidak hanya itu, seluruh stakeholder hingga tingkat wilayah bawah juga diminta untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas. Pemerintah kecamatan didorong meningkatkan sinergi antarinstansi dalam penanganan laka lantas di wilayahnya.

Sebagai langkah pencegahan, tim juga mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar melalui petugas sukarela pengatur lalu lintas atau supeltas. Penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas melalui tilang juga direncanakan akan ditingkatkan guna menekan angka pelanggaran yang menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan.

Selain itu, evaluasi kecelakaan lalu lintas di tingkat kecamatan akan dilaksanakan secara berkala setiap bulan agar penanganan titik rawan kecelakaan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terukur.

Camat Kaliwates, Dwi Sunu Ari Nugroho, mengatakan bahwa kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas menjadi faktor penting dalam menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.

“Keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari kesadaran masyarakat sendiri. Kami melihat masih banyak pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi, terutama pada malam hari. Kondisi ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan lain maupun warga sekitar,” ujar Dwi Sunu Ari Nugroho.

Ia juga berharap masyarakat lebih tertib dalam berkendara dan menjaga kenyamanan lingkungan.

“Kami berharap masyarakat mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan kendaraan sesuai standar, serta bersama-sama menjaga keselamatan dan kenyamanan lingkungan,” tambahnya.

Melalui kegiatan analisa blackspot tersebut, diharapkan tercipta langkah konkret dan berkelanjutan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat berkendara di wilayah Kabupaten Jember. (as)

Galeri Foto