Permata Jatim 2026 Gulir di Kaliwates, Targetkan Lingkungan Sehat dan Layak Huni
- 08 Juli 2026
- Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
Permata Jatim 2026 Gulir di Kaliwates, Targetkan Lingkungan Sehat dan Layak Huni
JEMBER, 08 JULI 2026 – Kelurahan Jember Kidul di Kecamatan Kaliwates bersiap menyambut transformasi lingkungan melalui Program Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu dan Terintegrasi (Permata) Jatim Tahun Anggaran 2026. Kepastian pelaksanaan proyek fisik ini dimatangkan dalam sosialisasi yang digelar di Pendopo Kelurahan Jember Kidul, Rabu 08 Juli 2026.
Camat Kaliwates, Dwi Sunu Arinugroho, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia optimis program intervensi ini akan memberikan dampak masif bagi warganya.
"Kami berharap kegiatan ini membawa perubahan nyata, memperbaiki kualitas permukiman, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat. Target kami adalah menjadikan wilayah Kelurahan Jember Kidul semakin layak huni, sehat, dan tertata rapi," ujar Dwi Sunu.
Program Permata Jatim ini merupakan kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jember. Pihak provinsi diwakili oleh Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jawa Timur, Firta Riyanti Dewi Kurniasari. Sementara dari Pemkab Jember, hadir Kepala Bidang Perumahan, Pengembangan Kawasan Permukiman, dan Pertanahan, Mariyono.
Dalam pemaparannya, Firta Riyanti Dewi Kurniasari menjelaskan bahwa Permata Jatim dirancang untuk menyelesaikan persoalan kawasan kumuh secara menyeluruh dan berkelanjutan. Fokus utama proyek ini menyasar pada pembangunan sarana prasarana dasar serta peningkatan kualitas lingkungan pemukiman warga.
Guna memastikan proyek berjalan mulus, Lurah Jember Kidul, Budi Satriyo, bersama jajaran ketua RW setempat menyatakan komitmen penuhnya. Pihak kelurahan akan mengawal seluruh tahapan proyek dari perencanaan hingga eksekusi fisik di lapangan.
"Kami akan memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan transparan dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di lingkungan Jember Kidul," tegas Budi.
Setelah sosialisasi ini, tim teknis dijadwalkan segera melakukan survei lapangan bersama pengurus RW untuk memetakan titik awal pengerjaan fisik. (fik)