logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Sering Kedatangan Tokoh Nasional, Santri Pesantren Nurul Jadid Studi Banding ke Bagian Umum dan Prokopim

  • 17 Juli 2026
  • Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
sering-kedatangan-tokoh-nasional-santri-pesantren-nurul-jadid-studi-banding-ke-bagian-umum-dan-prokopim-20260718

Sering Kedatangan Tokoh Nasional, Santri Pesantren Nurul Jadid Studi Banding ke Bagian Umum dan Prokopim

JEMBER, 17 JULI 2026 - Puluhan Santriwati dari Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo, Jumat 17 Juli 2026, menggelar study banding tentang keprotokolan ke Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Jember.

Sebanyak 46 santriwati dengan didampingi tujuh pendampingnya, diterima oleh Dian Dwi Wahyuni S.Sos., selaku Pranata Humas Ahli Muda Bagian Umum dan Prokopim, di aula bawah Pemkab Jember.

Quni Badiyatul Aulia, salah satu pendamping santriwati peserta studi banding, disela - sela kegiatan menyampaikan, bahwa di pesantren Nurul Jadid ada organisasi intra yang memang bergerak dibidang keprotokolan dan penerimaan tamu, terutama wali santri.

Sehingga perlu mengajak santriwati yang tergabung dalam organisasi intra tersebut untuk belajar tentang protokoler, master ceremony dan penerima tamu.

"Di Pesantren Nurul Jadid, ada organisasi santriwati yang memang berkecimpung tentang dibidang master ceremony, protokol dan juga penerima tamu, hari ini kami mengajak mereka untuk study banding di Pemkab Jember," ujar Quni.

Quni menambahkan, dipilihnya Pemkab Jember sebagai tempat studi banding, karena selama ini banyak tokoh nasional, pejabat pusat dan juga dari mancanegara datang ke Jember.

"Kami melihat, Kabupaten Jember sering kedatangan pejabat pusat, tokoh nasional maupun dari mancanegara, seperti adanya JFC, mereka datang dari berbagai daerah dan negara, disini yang menjadikan daya tarik kami untuk belajar, bagaimana menyambut tamu yang baik dan juga tentang keprotokolan," paparnya.

Nayla, salah satu santriwati yang ikut studi banding tentang master ceremony dan keprotokolan, mengaku senang bisa studi banding ilmu MC di Pemkab Jember.

Banyak ilmu yang sudah didapat, termasuk dalam penyambutan tamu. "Senang bisa belajar ilmu keprotokolan, kami banyak mendapatkan ilmu baru, yang tentunya akan kami terapkan nanti saat di pesantren, dan kami sangat terkesan dengan penyampaian pematerinya," ujar Nayla.

Sementara Dian Dwi Wahyuni S.Sos, Pranata Humas Ahli Muda, Bagian Umum dan Prokopim, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, tentang materi keprotokolan, terutama dalam menyiapkan teks untuk sambutan.

Pihaknya juga menyampaikan, bagaimana protokol harus menguasai tiga unsur utama dalam menjalankan tugas, yakni Tata Tempat, Tata Upacara, dan Tata Penghormatan.

"Selain itu, kami juga menyampaikan etika yang harus dipedomani protokol, diantaranya mencakup etika jamuan kenegaraan, dasar public speaking (MC), simulasi pelayanan tamu VIP, dan personal branding. Semua pedoman ini bertujuan menciptakan kegiatan resmi yang tertib dan bermartabat," pungkas Dian. (al)

Galeri Foto