logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Tanggul

Bupati Jember Paparkan Inovasi: Data Akurat Kunci Sukses Turunkan Angka Kemiskinan

  • 21 Mei 2026
  • Dibaca 446 Kali
Bagikan Via:
bupati-jember-paparkan-inovasi-data-akurat-kunci-sukses-turunkan-angka-kemiskinan-20260521

Bupati Jember Paparkan Inovasi: Data Akurat Kunci Sukses Turunkan Angka Kemiskinan

JEMBER, 21 MEI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus melangkah progresif dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem. Strategi dan inovasi terbaru yang diterapkan di daerah ini dipaparkan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam acara Sosialisasi Rencana Induk dan Inovasi Daerah Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Gedung BP Taskin, Jakarta, Kamis 21 Mei 2026.

Dalam pemaparannya berjudul "Praktik Baik Penguatan Data Sasaran Percepatan Pengentasan Kemiskinan", bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan bahwa keberhasilan program pengentasan kemiskinan sangat bergantung pada ketepatan data hingga tingkat paling rinci, yaitu sistem By Name By Address (BNBA).

"Jember kini tidak hanya sekadar memiliki daftar nama, tapi bergerak menuju penanganan yang tepat sasaran. Kami perkuat data di tingkat paling bawah agar seluruh bantuan, baik dari APBN, APBD, maupun dana CSR perusahaan, benar-benar diterima oleh warga yang memang berhak dan membutuhkan di lapangan," tegas Gus Fawait di hadapan para peserta.

Upaya yang dilakukan telah menunjukkan hasil nyata. Berdasarkan data evaluasi kinerja daerah, sepanjang tahun 2024–2025, sebanyak 8,01 ribu jiwa berhasil keluar dari garis kemiskinan. Persentase penduduk miskin juga berhasil diturunkan dari 9,01 persen di tahun 2024 menjadi 8,67 persen di tahun 2025, atau setara dengan 216,76 ribu jiwa.

Untuk menjaga tren positif ini, Pemerintah Kabupaten Jember kini fokus pada proses Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Terpadu Sasaran Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1. Secara keseluruhan terdapat 97.060 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi sasaran, dan dari jumlah itu, 68.351 KK diproyeksikan siap menerima bantuan dan program penanganan secara langsung dan cepat.

Salah satu hal yang menjadi sorotan luas adalah inovasi metode pelaksanaan Verval yang diterapkan Jember. Pemerintah daerah mengerahkan sebanyak 22.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk turun langsung ke lapangan sebagai tim verifikator.

Di lapangan, para ASN melakukan pengecekan secara ketat dan mendalam terhadap 39 indikator kemiskinan yang telah ditetapkan. Setiap kunjungan juga dilengkapi dengan dokumentasi foto bersama kepala keluarga sasaran, serta pengunggahan data secara langsung dan real-time menggunakan aplikasi di ponsel maupun komputer.

Seluruh proses ini dijalankan secara terstruktur melalui lima tahapan utama. Pertama, penyediaan data dengan mengunduh daftar sasaran per wilayah. Kedua, pembagian tugas yang dilakukan secara seimbang, di mana ASN ditugaskan menangani wilayah yang paling dekat dengan tempat kerja atau tempat tinggalnya agar lebih efisien.

Ketiga, verifikasi langsung dari rumah ke rumah untuk memastikan keakuratan seluruh data dan mengambil dokumentasi yang dibutuhkan. Keempat, penggabungan dan analisis seluruh informasi guna mendapatkan gambaran terkini dan akurat mengenai kondisi setiap sasaran.

Terakhir, pelaksanaan penanganan, di mana seluruh program dari instansi pemerintah, kementerian, hingga pihak swasta diarahkan tepat kepada kelompok yang sudah terverifikasi sebagai prioritas utama.

Fawait sangat optimistis, dengan adanya kepemimpinan yang kuat, komitmen penuh dari seluruh jajaran birokrasi, serta dukungan sistem teknologi yang terintegrasi ini, Kabupaten Jember tidak hanya memiliki data yang dapat dipertanggungjawabkan, tetapi juga mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan keadilan sosial yang nyata bagi seluruh masyarakat. (psn)

Galeri Foto