Pertemuan Rutin PKK Kecamatan Puger Dalam Rangka Koordinasi Program Pemberdayaan Perempuan.
- 14 April 2026
- Dibaca 235 Kali
Bagikan Via:
Pertemuan Rutin PKK Kecamatan Puger Dalam Rangka Koordinasi Program Pemberdayaan Perempuan.
Pertemuan rutin PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) adalah kegiatan yang diadakan secara berkala oleh PKK untuk mengkoordinasikan berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pemberdayaan keluarga.
Tepatnya hari Selasa tanggal 14 April 2026, PKK Kecamatan Puger laksanakan pertemuan rutin yang di awali senam pagi bersama kader PKK Puger, kegiatan berlangsung di aula Pantai Pancer Desa Puger.
Hadir di acara tersebut Ketua TP PKK Kecamatan Puger, Ketua PKK Bayangkari, Ketua TP PKK seluruh desa se Kecamatan Puger, Kader Posyandu, Pengurus Bina Keluarga Balita (BKB), Pengurus Bina Keluarga Remaja (BKR), Pengurus PIK-R.
Dengan menyelenggarakan pertemuan rutin, PKK bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Program-program ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup anggota keluarga dan mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan komunitas.
Dalam kesempatannya ketua PKK Kecamatan Puger Ny Elis Ginting menyampaikan, guna mencegah kejadian Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) yang ada di wilayah Kecamatan Puger, Ia berpesan ke semua kader PKK Untuk selalu berkoordinasi dengan Tenaga Kesehatan (Nakes).
Kita sebagai kader PKK adalah penggerak dan tugasnya hanya sebatas Mensosialisasi, Mengedukasi, kita bukan Eksekutor seperti Nakes. PKK hanya Motifator, jadi kedepannya jika ada kejadian Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di harapkan para kader PKK agar melapor ke bidan wilayah.
Sementara Kepala Desa Jambearum yang juga hadir di lokasi menyampaikan, terkait Program Gerakan 1200 Nakes dari Pemerintah Kabupaten Jember. "Dengan adanya Program yang ada di tiap desa tersebut dan bekerja sama dengan Tim Pendamping Keluarga, hal tersebut dapat mengurangi permasalahan AKI, AKB dan Stunting, semoga kedepannya kejadian serupa tidak terjadi lagi," ungkapnya.(SAR)