logo ppid jember kim
Oleh : RSD. Kalisat

PERTEMUAN RUTIN "RAIDER" RSD KALISAT; PERAN KODER DALAM TRANFORMASI PEMBIAYAAN

  • 05 Februari 2026
  • Dibaca 322 Kali
Bagikan Via:
pertemuan-rutin-raider-rsd-kalisat-peran-koder-dalam-tranformasi-pembiayaan-20260205

PERTEMUAN RUTIN "RAIDER" RSD KALISAT; PERAN KODER DALAM TRANFORMASI PEMBIAYAAN

Tema yang diangkat pada giat RAIDER hari Rabu, tanggal 04 Februari 2026 kemarin adalah "Peran Koder Dalam Transformasi Pembiayaan". Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan bertempat di aula RSD Kalisat. Dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan, Kepala Seksi Pelayanan Medis, Kepala Seksi Pelayanan Keperawatan, Kepala Bidang Penunjang, Kepala Seksi Penunjang Medis, Seluruh Kepala Instalasi/Kepala Ruang/Koordinator, Perwakilan Komite Mutu, Case Manager, dan seluruh Tim JKN RSD Kalisat. Diawali dengan pembukaan oleh Tya Sistuning Wulandari, S.ST kemudian dilanjutkan penyampaian materi oleh Windari Eka Apriyanti, S.ST.

Koder (Coder) berperan dalam mentransformasikan diagnosis dan tindakan medis pasien ke dalam kode standar internasional (ICD-10 dan ICD-9-CM) serta melakukan grouping INA-CBGs. Ketepatan koding sangat menentukan nilai klaim BPJS yang diterima rumah sakit, mencegah retur/pending berkas, serta menjamin validitas data layanan kesehatan. Dalam pelaksanaan JKN ketepatan kode yang diberikan sangat berpengaruh terhadap tarif yang diterima rumah sakit atas pelayanan kesehatan yang telah diberikan.

Tugas dan wewenang koder yaitu mengecek kelengkapan dokumen pasien BPJS, menentukan kode diagnosis penyakit dan tindakan berdasarkan ICD 10 dan ICD 9 CM, melakukan klarifikasi dengan dokter, entri data, coding/grouping dengan INA CBG 5.2, menyerahkan hasil grouping ke verifikator internal. Pelaksanaan kegiatan koder tidak dapat berjalan optimal jika ada kendala yaitu ketidaklengkapan dokumen. Pengisian data rekam medis untuk klaim belum dapat dikatakan lengkap dan koder berperan untuk mengecek kelengkapan data rekam medis sebelum pengodean dilakukan.

Acara ditutup dengan diskusi menarik. Dengan adanya pertemuan rutin RAIDER ini diharapkan dapat fokus pada evaluasi kinerja, koordinasi tim, pemecahan masalah (troubleshooting), serta penyamaan persepsi terkait standar prosedur (SOP) dan kebijakan rumah sakit. Sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan, menjamin keselamatan pasien, serta memastikan efektivitas manajemen operasional ruangan.

Galeri Foto