Pohon Tumbang di Pakusari Sempat Ganggu Akses Jalan, BPBD Jember Lakukan Penanganan Cepat
- 04 Mei 2026
- Dibaca 165 Kali
Bagikan Via:
Pohon Tumbang di Pakusari Sempat Ganggu Akses Jalan, BPBD Jember Lakukan Penanganan Cepat
JEMBER – Sebuah pohon tumbang di Jalan Jayanegara, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, sempat mengganggu aktivitas warga pada Senin 04 Mei 2026 malam. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 19.15 WIB itu dipicu oleh kondisi pohon yang sudah lapuk sehingga tidak mampu bertahan dan akhirnya roboh menutup akses jalan.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan oleh masyarakat kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Proses penanganan dimulai pada malam hari dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 20.30 WIB.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, pohon yang tumbang merupakan jenis waru dengan keliling batang sekitar 85 sentimeter. Pohon tersebut roboh hingga menimpa kabel listrik milik PLN, yang berpotensi menimbulkan risiko tambahan bagi keselamatan warga. Selain itu, batang pohon yang melintang di jalan sempat menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, gangguan yang ditimbulkan cukup signifikan karena akses jalan utama sempat tertutup. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, perangkat desa, relawan, dan warga setempat segera melakukan pembersihan dengan memotong batang dan ranting pohon yang menghalangi jalan.
Langkah-langkah yang dilakukan oleh tim meliputi koordinasi dengan pihak terkait, asesmen kondisi di lapangan, pemotongan pohon tumbang, serta dokumentasi sebagai bagian dari pelaporan. Penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi, sehingga situasi dapat segera dikendalikan.
Setelah proses evakuasi selesai, kondisi di lokasi dilaporkan kembali normal. Akses jalan sudah dapat dilalui oleh kendaraan, dan aktivitas warga kembali berjalan seperti biasa. Meski demikian, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, terutama saat cuaca tidak menentu.
Anggota TRC BPBD Jember, Kurnia Dwi Pria Bakti, menyampaikan bahwa faktor utama penyebab kejadian ini adalah kondisi pohon yang sudah lapuk. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap pohon-pohon tua atau yang sudah rapuh, terutama saat cuaca ekstrem. Hal ini penting untuk mencegah kejadian serupa yang dapat membahayakan keselamatan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya mitigasi bencana. “Jika menemukan potensi bahaya seperti pohon yang rawan tumbang, sebaiknya segera dilaporkan agar bisa ditindaklanjuti lebih cepat,” tambahnya.
BPBD Kabupaten Jember juga merekomendasikan kepada dinas terkait untuk melakukan penanganan lanjutan, termasuk pemangkasan atau penebangan pohon yang berpotensi membahayakan. Dengan langkah preventif yang tepat, risiko kejadian serupa diharapkan dapat diminimalisir.
Melalui respons cepat dan sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, dampak dari kejadian ini dapat ditekan seminimal mungkin. Ke depan, kesiapsiagaan dan kepedulian bersama menjadi kunci dalam menjaga keselamatan lingkungan.
-Bob