Produktivitas Tebu Jatim Diperkuat, Jember Gelar Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon
- 25 Mei 2026
- Dibaca 72 Kali
Bagikan Via:
Produktivitas Tebu Jatim Diperkuat, Jember Gelar Tanam Perdana Program Bongkar Ratoon
JEMBER, 25 MEI 2026 - Upaya peningkatan produktivitas komoditas tebu di Jawa Timur kembali diperkuat melalui pelaksanaan tanam perdana Program CPCL Bongkar Ratoon dan Perluasan Tanaman Tebu Tahun 2026/2027 yang digelar secara serentak di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Jember. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Kecamatan Pakusari tersebut turut terhubung secara virtual bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melalui zoom meeting dan berlangsung dengan lancar, kondusif, serta penuh semangat kolaborasi.
Program CPCL (Calon Petani Calon Lahan) Bongkar Ratoon dan Perluasan tanaman tebu merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan produksi gula nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan sektor perkebunan di Jawa Timur. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dinas terkait, serta para petani tebu dalam mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas lahan.
Di Kabupaten Jember, kegiatan tanam perdana dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember turut hadir dan berperan aktif dalam menyukseskan jalannya kegiatan sejak awal hingga selesai. Kehadiran jajaran DTPHP menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor perkebunan, khususnya komoditas tebu yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat.
Kepala DTPHP Kabupaten Jember, Djamil, hadir langsung bersama jajaran dalam kegiatan tersebut. Turut mendampingi di antaranya Rudi dan Bambang yang ikut memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan sesuai agenda. Meskipun pelaksanaan dilakukan secara serentak dan terhubung secara virtual dengan Gubernur Jawa Timur, koordinasi di lapangan tetap berjalan baik tanpa kendala berarti.
Dalam sambutannya melalui zoom meeting, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa sektor perkebunan tebu memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi daerah. Menurutnya, program bongkar ratoon dan perluasan lahan tebu menjadi salah satu upaya konkret dalam meningkatkan produktivitas tanaman tebu agar hasil yang diperoleh petani semakin optimal.
โProgram bongkar ratoon dan perluasan tanaman tebu ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tebu di Jawa Timur. Sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar target peningkatan produksi gula dapat tercapai,โ ujar Khofifah dalam sambutannya secara virtual.
Kegiatan bongkar ratoon sendiri merupakan proses pembaruan tanaman tebu dengan mengganti tanaman lama yang produktivitasnya mulai menurun. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas hasil panen sekaligus meningkatkan efisiensi produksi. Sementara program perluasan lahan dilakukan untuk menambah area tanam baru sehingga potensi produksi tebu dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.
Di Kecamatan Pakusari, pelaksanaan tanam perdana berlangsung dengan suasana tertib dan penuh antusiasme. Para peserta yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik mulai dari persiapan lahan, penanaman simbolis, hingga sesi koordinasi bersama pemerintah provinsi secara daring. Cuaca yang mendukung juga menjadi salah satu faktor yang membantu kelancaran kegiatan di lapangan.
Kepala DTPHP Kabupaten Jember, Djamil, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh program pemerintah provinsi dalam pengembangan komoditas tebu. Menurutnya, sektor perkebunan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat sehingga perlu terus didorong melalui berbagai program strategis dan pendampingan kepada petani.
โKami dari DTPHP Kabupaten Jember siap mendukung program bongkar ratoon dan perluasan tanaman tebu ini agar dapat berjalan optimal di lapangan. Harapannya, produktivitas tebu semakin meningkat dan kesejahteraan petani juga ikut terangkat,โ ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program tersebut. Dengan adanya komunikasi yang baik antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan para petani, program pengembangan tebu diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi sektor pertanian maupun perkebunan di Kabupaten Jember.
Melalui kegiatan tanam perdana ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah daerah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan industri gula nasional. Program CPCL Bongkar Ratoon dan Perluasan Tanaman Tebu Tahun 2026/2027 diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas tebu sekaligus memperkuat peran petani sebagai bagian penting dalam pembangunan sektor pertanian dan perkebunan di Indonesia. (ima)