Program Digitalisasi, Kecamatan Kaliwates Maksimalkan Pelayanan via WhatsApp
- 06 April 2026
- Dibaca 190 Kali
Bagikan Via:
Program Digitalisasi, Kecamatan Kaliwates Maksimalkan Pelayanan via WhatsApp
JEMBER, 07 APRIL 2026 - Suasana di lobi Kantor Kecamatan Kaliwates pagi ini tampak berbeda. Tidak ada antrean panjang yang mengular hingga area parkir, tidak pula terdengar riuh mesin cetak yang bekerja tanpa henti. Di tengah tuntutan global untuk lebih bijak dalam penggunaan sumber daya, efisiensi energi kini menjadi kebutuhan mendesak yang mulai diadaptasi oleh jajaran birokrasi di wilayah tersebut.
Langkah ini merupakan respons cepat terhadap instruksi Bupati Jember, Muhammad Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait. Bupati menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan untuk memaksimalkan pelayanan berbasis digital guna meminimalisasi mobilitas fisik masyarakat serta menekan penggunaan kertas dan listrik yang berlebihan.
Camat Kaliwates, Dwi Sunu Arinugroho, S.Sos, bergerak cepat melakukan konsolidasi dengan seluruh lurah di wilayahnya. Baginya, transformasi digital bukan sekadar mengikuti tren, melainkan solusi konkret atas tantangan efisiensi saat ini. Salah satu titik fokus utamanya adalah Kelurahan Kaliwates, mengingat volume pengurusan administrasi warga di wilayah tersebut tergolong sangat tinggi.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Dwi Sunu menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi yang paling sederhana namun efektif adalah melalui platform WhatsApp. Warga kini tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor kelurahan hanya untuk mengurus surat pengantar atau kebutuhan administratif lainnya.
"Kami bergerak atas instruksi Bapak Bupati untuk memaksimalkan pelayanan daring (online). Mengingat situasi saat ini menuntut kita untuk hemat energi dan efektif dalam bekerja, pelayanan via WhatsApp di tingkat kelurahan menjadi garda terdepan," ujar Dwi Sunu dengan nada optimistis.
Di Kelurahan Kaliwates, sistem ini telah berjalan dengan alur yang mapan. Warga cukup mengirimkan dokumen persyaratan dalam format foto atau PDF melalui nomor resmi kelurahan. Setelah diverifikasi secara digital, dokumen pengantar akan diproses. Warga hanya perlu datang saat dokumen fisik benar-benar siap diambil, atau bahkan dalam beberapa layanan tertentu, dokumen sudah dibubuhi tanda tangan elektronik (TTE).
Camat Kaliwates memberikan apresiasi tinggi terhadap fleksibilitas jajaran kelurahan. Ia menilai kreativitas dalam melayani adalah kunci agar birokrasi tidak terkesan kaku di tengah perubahan zaman.
"Saya melihat rekan-rekan di Kelurahan Kaliwates sudah sangat tanggap. Pelayanan melalui WhatsApp ini sangat membantu memangkas birokrasi yang berbelit. Tidak ada lagi alasan pelayanan terhambat kendala fisik," tambahnya.