Program Homecare di Kecamatan Jombang, Layani Lansia serta Disabilitas di Empat Titik Desa Padomasan
- 23 Oktober 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
Program Homecare di Kecamatan Jombang, Layani Lansia serta Disabilitas di Empat Titik Desa Padomasan
JEMBER, 23 OKTOBER 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan menjangkau masyarakat hingga pelosok desa. Melalui program unggulan Homecare Jember, tim tenaga kesehatan puskesmas bersama Camat Jombang dan rombongan Sekretariat DPRD (Setwan) Kabupaten Jember turun langsung ke rumah warga yang membutuhkan penanganan medis khusus di Desa Padomasan, Jumat 23 Oktober 2026.
Pelayanan kesehatan dengan sistem kunjungan rumah (home care) tersebut menyasar empat lokasi berbeda di Desa Padomasan. Penerima layanan terdiri atas dua penyandang disabilitas dan dua warga lanjut usia (lansia) yang mengalami keterbatasan fisik dan mobilitas sehingga kesulitan mendatangi fasilitas kesehatan.
Melalui layanan ini, pemerintah berupaya memastikan setiap warga memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak, termasuk pemeriksaan dan pengobatan di rumah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada kelompok rentan agar mereka tetap mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jombang, A. Fauzi, S.Sos., M.Si., Sekretaris DPRD Kabupaten Jember, Tita Fajar Ariyatiningsih, S.H., M.M., serta sejumlah anggota dan staf Sekretariat DPRD Jember. Kehadiran rombongan Setwan Jember menjadi bagian dari sinergi lintas lembaga dalam memantau pelaksanaan program pelayanan publik sekaligus melihat langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
Di sela-sela peninjauan, Camat Jombang, A. Fauzi, menegaskan bahwa kolaborasi dan aksi nyata di lapangan menjadi kunci agar pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
“Program Homecare Jember ini merupakan bentuk komitmen dan kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat. Kita tidak bisa hanya menunggu warga yang sakit datang ke puskesmas, terutama saudara-saudara kita penyandang disabilitas dan lansia yang memiliki keterbatasan mobilitas," ujarnya.
“Hari ini, di Desa Padomasan, kami mendatangi empat lokasi untuk memastikan mereka mendapatkan pemeriksaan rutin, vitamin, hingga pengobatan yang memadai langsung di rumah masing-masing. Pelayanan kesehatan merupakan hak seluruh warga. Karena itu, kami akan terus mengawal agar program ini berjalan secara konsisten dan tepat sasaran,” imbuh Fauzi.
Pelayanan medis yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, pemantauan kondisi fisik secara umum, pemberian obat-obatan sesuai kebutuhan, serta konseling kesehatan bagi keluarga yang merawat pasien. Petugas juga memberikan vitamin dan dukungan medis sesuai hasil pemeriksaan.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Jember, Tita Fajar Ariyatiningsih, bersama rombongan Setwan Jember turut memberikan dukungan moral kepada para penerima layanan dan mengapresiasi dedikasi tenaga kesehatan yang mendatangi rumah warga untuk memastikan kebutuhan medis mereka terpenuhi.
Kehadiran tim Homecare Jember bersama jajaran pemerintah kecamatan dan Sekretariat DPRD Jember disambut haru oleh keluarga penerima layanan. Program ini dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang selama ini menghadapi kendala fisik, tenaga, maupun biaya transportasi untuk membawa anggota keluarganya berobat ke puskesmas.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember, Sekretariat DPRD Jember, Kecamatan Jombang, pemerintah Desa Padomasan, dan tenaga kesehatan puskesmas diharapkan terus diperkuat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang tidak hanya responsif, tetapi juga mengedepankan kepedulian terhadap masyarakat yang paling membutuhkan.
Melalui program Homecare Jember, pemerintah menegaskan bahwa keterbatasan fisik dan jarak tidak seharusnya menjadi penghalang bagi warga untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Pemerintah hadir dengan mendatangi warga, memastikan kebutuhan mereka terlayani, sekaligus memperkuat komitmen mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkeadilan. (nul)