logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Respons Aduan Warga, RW dan Lurah Sempusari Dorong Perbaikan Pengelolaan Sampah Dapur MBG

  • 17 April 2026
  • Dibaca 171 Kali
Bagikan Via:
respons-aduan-warga-rw-dan-lurah-sempusari-dorong-perbaikan-pengelolaan-sampah-dapur-mbg-20260417

Respons Aduan Warga, RW dan Lurah Sempusari Dorong Perbaikan Pengelolaan Sampah Dapur MBG

JEMBER, 17 APRIL 2026 - Ketua Rukun Warga (RW) 3 Kelurahan Sempusari, I Made Badiada Sumantra, bersama Lurah Sempusari, Husein Satria Mahardhika, melakukan kunjungan ke kantor dan lokasi operasional Dapur MBG 1 Sempusari, Jumat 17 April 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas keluhan warga terkait penumpukan dan pembuangan sampah yang tidak sesuai aturan di area depan serta pinggir jalan yang menghadap langsung ke lokasi dapur tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan bertemu dengan perwakilan pengelola sekaligus meninjau langsung kondisi di lapangan. Berdasarkan pengamatan dan laporan masyarakat, sampah dari aktivitas operasional dapur kerap diletakkan di area depan bangunan hingga sepanjang pinggir jalan tanpa penanganan yang memadai. Kondisi ini dinilai menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kenyamanan warga.

Ketua RW 3, I Made Badiada Sumantra, menyampaikan secara rinci keluhan masyarakat. Menurutnya, keberadaan sampah tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga menimbulkan persoalan kesehatan dan ketertiban.

“Selama ini warga mengeluhkan bau tidak sedap, terutama saat cuaca panas maupun hujan. Selain itu, tumpukan sampah juga mengganggu kelancaran lalu lintas pejalan kaki dan kendaraan. Bahkan, kondisi ini berpotensi menjadi sarang nyamuk, lalat, dan tikus yang dapat menularkan penyakit. Kami sudah beberapa kali menyampaikan secara lisan, namun belum ada perbaikan signifikan,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Sempusari, Husein Satria Mahardhika, menegaskan pentingnya penanganan segera atas persoalan tersebut. Ia menekankan bahwa area depan dan pinggir jalan merupakan ruang publik yang harus dijaga kebersihannya.

“Area tersebut adalah fasilitas umum yang tidak boleh dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan. Kami meminta pengelola segera melakukan pembenahan, memastikan sampah dikelola dengan baik, dan tidak lagi ditempatkan di area yang mengganggu kepentingan umum,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan pengelola Dapur MBG 1 menyatakan menerima masukan yang disampaikan dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan. Mereka mengakui masih adanya kekurangan dalam sistem pengelolaan sampah selama ini.

Pengelola mengaku akan menyediakan tempat penampungan sampah tertutup, memastikan tidak ada lagi sampah di area depan maupun pinggir jalan, serta mengatur jadwal pengangkutan secara rutin. Mereka juga akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan agar pengelolaan berjalan sesuai aturan.

Selain itu, pengelola juga berjanji akan segera membersihkan area yang terdampak serta melakukan sosialisasi kepada seluruh karyawan terkait pengelolaan sampah yang benar.

Kunjungan berlangsung dalam suasana konstruktif. Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan komitmen perbaikan berjalan optimal, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, nyaman, dan aman bagi masyarakat. (fik)

Galeri Foto