logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Respons Cepat Aduan Warga, Sekcam Kaliwates Tinjau Langsung Dugaan Limbah IPAL di SPPG Sempusari

  • 13 April 2026
  • Dibaca 195 Kali
Bagikan Via:
respons-cepat-aduan-warga-sekcam-kaliwates-tinjau-langsung-dugaan-limbah-ipal-di-sppg-sempusari-20260414

Respons Cepat Aduan Warga, Sekcam Kaliwates Tinjau Langsung Dugaan Limbah IPAL di SPPG Sempusari

JEMBER, 13 APRIL 2026 – Pemerintah Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang responsif dan transparan.

Menanggapi keluhan masyarakat yang masuk melalui kanal pengaduan resmi "Wadul Gusse", Sekretaris Camat (Sekcam) Kaliwates, Sujirman, S.IP, M.Si, melakukan peninjauan lapangan terkait adanya dugaan kebocoran atau permasalahan limbah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kawasan SPPG Sempusari pada Senin siang, 13 April 2026.

Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk tindak lanjut atas kekhawatiran warga sekitar yang melaporkan adanya indikasi pencemaran lingkungan. Kehadiran unsur pimpinan kecamatan di lokasi menunjukkan bahwa setiap aspirasi dan keluhan masyarakat tidak hanya ditampung secara administratif, tetapi juga diverifikasi secara faktual di lapangan.

Dalam peninjauan yang berlangsung di tengah cuaca cerah tersebut, Sujirman tidak datang sendirian. Ia didampingi oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (Kasi PMKS) Kecamatan Kaliwates, Lolita, serta sejumlah perwakilan dari pihak Kelurahan Sempusari. Kehadiran tim terpadu ini dimaksudkan agar koordinasi lintas sektoral dapat berjalan lebih efektif dalam membedah akar permasalahan.

Setibanya di lokasi SPPG Sempusari, rombongan langsung menuju titik yang diduga menjadi sumber permasalahan limbah. Sujirman bersama Ibu Lolita melakukan observasi visual terhadap saluran pembuangan dan infrastruktur IPAL yang ada.

"Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa laporan yang masuk melalui Wadul Gusse segera mendapatkan atensi. Pemerintah tidak ingin ada keresahan yang berlarut-larut di tengah masyarakat, terutama yang berkaitan dengan isu lingkungan dan kesehatan," ujar Sujirman, di sela-sela kegiatannya.

Guna mendapatkan data yang akurat dan berimbang, tim dari Kecamatan Kaliwates melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak internal pengelola kawasan. Pertemuan tersebut menghadirkan tenaga ahli gizi untuk memantau dampak sanitasi terhadap standar kesehatan lingkungan, asisten lapangan yang memahami teknis operasional harian di SPPG Sempusari, serta perwakilan yayasan yang menaungi seluruh kegiatan di lokasi tersebut.

Diskusi yang berlangsung di area kantor SPPG tersebut berjalan cukup dinamis. Pihak kecamatan meminta penjelasan mendetail mengenai sistem tata kelola limbah yang selama ini dijalankan. Selain itu, ditekankan pula pentingnya pemeliharaan rutin pada fasilitas IPAL agar tidak terjadi kebocoran yang merugikan pemukiman di sekitar area institusi.

Kasi PMKS Lolita mejelaskan, pihaknya akan terus memantau hasil dari pertemuan hari ini. Menurutnya, kesejahteraan sosial masyarakat sangat bergantung pada kualitas lingkungan yang bersih. Oleh karena itu, pengawasan terhadap pelaku usaha atau lembaga yang menghasilkan limbah cair akan terus diperketat.

"Hasil dari peninjauan ini akan kami jadikan bahan evaluasi. Jika ditemukan ketidaksesuaian prosedur, kami akan memberikan rekomendasi teknis agar segera dilakukan perbaikan demi kenyamanan bersama," tegasnya.

Melalui aksi cepat ini, Pemerintah Kecamatan Kaliwates berharap masyarakat tetap aktif memberikan laporan jika menemukan indikasi pelanggaran lingkungan. Peninjauan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti nyata bahwa birokrasi saat ini harus bergerak lebih lincah dan berpihak pada kepentingan umum. Hingga berita ini diturunkan, pihak yayasan menyatakan kesiapannya untuk bersikap kooperatif dan melakukan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan sesuai dengan arahan dari pihak kecamatan. (anr)

Galeri Foto