Respons Cepat Siswa Diduga Keracunan MBG, Bupati Jember Terjunkan Satgas untuk Sidak SPPG
- 16 Juli 2026
- Dibaca 238 Kali
Bagikan Via:
Respons Cepat Siswa Diduga Keracunan MBG, Bupati Jember Terjunkan Satgas untuk Sidak SPPG
JEMBER, 16 JULI 2026 - Kabar adanya puluhan siswa di Desa Karangsono Kecamatan Bangsalsari Jember, yang diduga mengalami keracunan menu MBG, langsung mendapat respons dari Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait SE. MSc.
Bupati langsung memerintahkan Tim Satgas MBG untuk melakukan sidak dan penyelidikan terhadap SPPG yang mengirim makanan ke sejumlah sekolah di desa Karangsono.
"Hari ini kami mewakili ketua Satgas dan diperintahkan langsung oleh Gus Bupati untuk melakukan sidak terhadap SPPG, hal ini berkaitan dengan pemberitaan di sejumlah media adanya puluhan siswa yang diduga mengalami gangguan pencernaan usai makan MBG," ujar Helmi Lukman S.Sos, tim Satgas MBG.
Helmi menjelaskan, dari sidak yang dilakukan bersama dengan tim, baik Muspika, Dinkes dan juga KPPG, pihaknya menemukan adanya SOP (Sistem Operasional Prosedur) yang tidak terpenuhi, diantaranya tidak terjaganya bahan makanan.
Dimana dari beberapa makanan yang dibagikan pada hari Selasa lalu ke sejumlah Penerima Manfaat, dan tidak dijaga. "Ada beberapa menu makanan basah yang dibagikan kepada PM (penerima manfaat) pada hari Selasa lalu, terus pada hari Rabu, beberapa sekolah komplain ke SPPG, karena beberapa siswanya tidak masuk usai menyantap MBG," ujar Helmi.
Dari komplain sekolah tersebut, pihak SPPG langsung melakukan pengecekan dan koordinasi dengan Satgas kecamatan dan dilanjutkan ke Satgas Kabupaten dan juga kanal Wadul Gus'e.
"Dari beberapa keterangan, makanan yang dibagikan ke siswa, sebagian ada yang dibawa pulang dan sore hari baru dimakan, padahal menurut MBG yang dibagikan adalah makanan basah, yang tidak boleh dimakan lewat dari 4 jam setelah disajikan, seharusnya usai dibagikan dijaga untuk segera di konsumsi," jelasnya.
Namun meski demikian, pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang dibagikan pada hari Selasa lalu. "Sampling makanan sudah dibawa Dinkes untuk dilakukan uji lab, apakah dugaan gangguan pencernaan siswa tersebut dari menu MBG," paparnya.
Dari hasil sidak ke SPPG Karangsono Bangsalsari ini, Satgas MBG memberikan rekomendasi ke BGN melalui KPPG, untuk sementara waktu dihentikan operasionalnya, sampai hasil uji lab keluar. (al)