Ribuan KPM di Desa Tugusari dan Sukorejo Terima Beras dan Minyak Goreng
- 04 Juni 2026
- Dibaca 106 Kali
Bagikan Via:
Ribuan KPM di Desa Tugusari dan Sukorejo Terima Beras dan Minyak Goreng
JEMBER, 04 JUNI 2026 – Pemerintah Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) terus melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat. Pada tahap penyaluran yang dilaksanakan di Desa Tugusari dan Desa Sukorejo, ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng yang merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah.
Berdasarkan data pelaksanaan, jumlah penerima manfaat di Desa Tugusari mencapai 3.506 KPM, sedangkan di Desa Sukorejo sebanyak 1.514 KPM. Dengan demikian, total penerima bantuan pada dua desa tersebut mencapai 5.020 keluarga penerima manfaat.
Penyaluran bantuan dimulai sejak Sabtu, 30 Mei 2026 dan dilakukan secara bertahap. Khusus di Desa Tugusari, proses distribusi membutuhkan waktu lebih panjang mengingat jumlah penerima yang sangat besar dibandingkan desa lainnya. Untuk menghindari terjadinya penumpukan massa, antrean panjang, maupun desak-desakan saat pengambilan bantuan, pemerintah desa bersama pihak terkait menerapkan mekanisme penyaluran berdasarkan wilayah dusun.
Setiap dusun dijadwalkan pada hari yang berbeda sehingga masyarakat dapat datang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Langkah tersebut terbukti efektif dalam menciptakan ketertiban selama proses distribusi berlangsung sekaligus memberikan kenyamanan bagi para penerima manfaat, terutama kelompok lanjut usia dan masyarakat yang membutuhkan pelayanan khusus.
Proses penyaluran bantuan di Desa Tugusari akhirnya dapat diselesaikan pada Kamis siang, 04 Juni 2026, setelah berlangsung selama beberapa hari secara bertahap. Sementara itu, penyaluran di Desa Sukorejo juga berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kecamatan Bangsalsari sendiri menerapkan pola distribusi bantuan pangan secara bertahap dengan cakupan dua desa dalam setiap periode penyaluran. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memastikan seluruh proses distribusi dapat dikendalikan dengan baik, mulai dari verifikasi penerima, pengaturan lokasi, hingga pengawasan terhadap penyerahan bantuan kepada masyarakat.
Sebagaimana diketahui, Kecamatan Bangsalsari terdiri dari 11 desa, sehingga pelaksanaan penyaluran bantuan pangan dilakukan secara bergilir agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Selain memudahkan koordinasi antarinstansi, pola ini juga membantu pemerintah dalam mengantisipasi berbagai kendala teknis yang mungkin muncul di lapangan.
Kasi PMKS Kecamatan Bangsalsari, Novi Arifiani, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh pihak kecamatan merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Jumlah penerima bantuan di Desa Tugusari dan Sukorejo cukup besar, sehingga diperlukan pengaturan yang baik agar proses penyaluran berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami dari Kecamatan Bangsalsari terus melakukan pendampingan dan pengawasan selama kegiatan berlangsung untuk memastikan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dapat diterima langsung oleh seluruh penerima manfaat sesuai data yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Novi juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara pemerintah desa, perangkat desa, RT/RW, pendamping sosial, serta unsur keamanan yang telah membantu kelancaran proses distribusi.
Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program bantuan pangan pemerintah. Dengan koordinasi yang baik, potensi terjadinya kerumunan, kesalahan data, maupun keterlambatan distribusi dapat diminimalkan.
“Harapan kami, bantuan pangan ini dapat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata bagi keluarga penerima. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong dan mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Novi.
Melalui pengawalan yang dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, Pemerintah Kecamatan Bangsalsari berharap pelaksanaan penyaluran bantuan pangan di seluruh desa dapat berjalan sukses, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Jember dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat di tingkat desa. (yun)